BERITA TERKINI
Pengamat Prediksi Harga Emas Berpeluang Tembus Rp 3 Juta per Gram Pekan Depan

Pengamat Prediksi Harga Emas Berpeluang Tembus Rp 3 Juta per Gram Pekan Depan

JAKARTA — Harga emas dunia dan logam mulia diproyeksikan melanjutkan tren kenaikan. Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan harga logam mulia berpeluang menembus Rp 3 juta per gram pada pekan depan, seiring sejumlah sentimen global yang dinilai masih menguat.

Berdasarkan catatan Ibrahim, pada Sabtu (24/1/2026) harga emas dunia ditutup di level 4.985 dolar AS per troy ons. Sementara itu, harga logam mulia disebut dipatok di posisi Rp 2,88 juta per gram.

Ia memproyeksikan harga emas dunia pada minggu depan naik menuju 5.020 dolar AS per troy ons, dengan harga logam mulia diperkirakan mencapai Rp 2,99 juta per gram. Jika kenaikan berlanjut, resisten kedua harga emas dunia berada di 5.100 dolar AS per troy ons, dan harga logam mulia diperkirakan dapat menembus Rp 3,09 juta per gram.

“Jadi sepertinya tidak mencapai Rp 3,1 juta per gram, tapi di Rp 3,092 juta per gram,” kata Ibrahim dalam keterangannya, Ahad (25/1/2026).

Menurutnya, kenaikan harga emas dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari tensi geopolitik, perang dagang, dinamika politik Amerika Serikat, hingga kondisi pasokan dan permintaan.

Terkait geopolitik, Ibrahim menilai meski polemik soal pencaplokan Greenland disebut sedikit mereda, hubungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan pemimpin Uni Eropa masih memanas. Kondisi itu dikaitkan dengan konflik di sejumlah kawasan, termasuk Eropa, Timur Tengah, dan Amerika Latin.

Dari sisi perang dagang, ia menyebut ada kesepakatan tertentu antara Amerika Serikat dan Eropa terkait tarif dan penggunaan militer. Namun, ia menyoroti bahwa tarif 15 persen masih diperkirakan berjalan pada Februari, yang disebut sebagai batas waktu pemberlakuan kebijakan tersebut. Menurutnya, situasi ini berpotensi memunculkan ketegangan baru di pasar.

Ibrahim juga menilai faktor politik di Amerika Serikat ikut menjadi sentimen pendorong harga emas. Ia menyebut Trump pada pekan sebelumnya telah menentukan calon Gubernur Bank Sentral AS pengganti Jerome Powell. Empat nama yang disebut disetujui Trump adalah Kevin Warsh, Kevin Hassett, Christopher Waller, dan Rick Rieder.

Ia menjelaskan, proses berikutnya akan mengerucut melalui uji kelayakan dan kepatutan di Kongres sebelum salah satu kandidat diangkat. Ibrahim menambahkan, terdapat kecenderungan bahwa kandidat yang berpeluang mengisi posisi tersebut adalah Kevin Hassett dan Kevin Warsh.

Dari sisi permintaan dan pasokan, Ibrahim menyebut adanya data terbaru yang menunjukkan Bank Sentral China dikabarkan terus menimbun cadangan devisa dalam bentuk logam mulia, dengan jumlah yang disebut sudah cukup tinggi. Ia juga menyampaikan Bank Sentral Rusia dinilai melakukan langkah serupa.