Penerbitan SRBI disebut memengaruhi kehati-hatian bank dalam menyalurkan kredit. Kondisi ini dinilai berpotensi menghambat laju pertumbuhan ekonomi.
Judul tersebut mencerminkan kekhawatiran bahwa keberadaan instrumen SRBI dapat membuat sebagian bank memilih menempatkan dana pada instrumen tersebut ketimbang memperbesar penyaluran kredit ke sektor riil. Dampaknya, akses pembiayaan dapat menjadi lebih terbatas dan aktivitas ekonomi berisiko melambat.
Namun, informasi rinci mengenai mekanisme dampak SRBI, data penyaluran kredit, maupun pernyataan dari otoritas terkait tidak tercantum dalam materi yang tersedia.

