BERITA TERKINI
Parigi Moutong Dorong Hilirisasi Durian dan Kelapa, Pemprov Sulteng Siapkan Kawasan Industri Ramah Lingkungan

Parigi Moutong Dorong Hilirisasi Durian dan Kelapa, Pemprov Sulteng Siapkan Kawasan Industri Ramah Lingkungan

Potensi Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, disebut kian menarik perhatian seiring meningkatnya pengenalan komoditas durian ke pasar internasional. Jika Kabupaten Morowali dikenal secara global melalui nikel, Parigi Moutong dinilai mulai menyaingi dengan durian berkualitas tinggi yang diminati investor, termasuk dari Tiongkok.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendorong percepatan hilirisasi komoditas kelapa dan durian. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) serta kementerian terkait.

Selain penguatan sektor pertanian dan perkebunan, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid juga menyampaikan rencana pengembangan kawasan industri ramah lingkungan di wilayah barat Sulawesi Tengah. Kawasan ini dirancang memanfaatkan energi terbarukan berbasis tenaga air dan tanpa menggunakan batu bara, sebagai bagian dari strategi menciptakan titik pertumbuhan ekonomi baru di luar kawasan timur.

“Saya bercita-cita selama memimpin Sulawesi Tengah, pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat di timur, tetapi juga tumbuh kuat di barat. Dan Parigi Moutong adalah salah satu sentra yang kita siapkan,” tegas Anwar.

Menurutnya, Parigi Moutong memiliki potensi strategis, baik dari sektor pertanian, kelautan, maupun perikanan, serta ditunjang posisi geografis yang mendukung konektivitas antarwilayah. Dengan penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan dukungan kebijakan investasi, Parigi Moutong diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi di wilayah barat Sulawesi Tengah.