BERITA TERKINI
ORI029 Diproyeksikan Tawarkan Kupon 5,3–6,1%, Ini Perbandingan Imbal Hasil Bersih dengan Deposito

ORI029 Diproyeksikan Tawarkan Kupon 5,3–6,1%, Ini Perbandingan Imbal Hasil Bersih dengan Deposito

Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI029 diperkirakan segera meluncur dengan proyeksi kupon yang berada di atas suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) 4,75% per 19 Januari 2026. Tim Analis Bareksa memprediksi ORI029 akan hadir dalam dua pilihan tenor, yakni 3 tahun dan 6 tahun, dengan tingkat kupon yang berbeda mengikuti panjangnya jangka waktu investasi.

Untuk tenor 3 tahun, seri ORI029T3 diproyeksikan menawarkan kupon di kisaran 5,3–5,5% per tahun. Dengan acuan BI Rate 4,75%, kisaran tersebut setara dengan spread sekitar 0,55–0,75% di atas BI Rate.

Sementara itu, seri tenor 6 tahun, ORI029T6, diperkirakan memberikan kupon yang lebih tinggi, yakni 5,9–6,1% per tahun. Spread yang diproyeksikan berada di kisaran 1,15–1,35% di atas BI Rate. Selisih yang lebih lebar ini mencerminkan kompensasi atas tenor yang lebih panjang.

Dari sisi perbandingan dengan produk perbankan, prediksi imbal hasil ORI029 disebut jauh melampaui bunga deposito bank-bank besar. Saat ini, bunga deposito bank besar berada di kisaran 2,5% per tahun. Setelah pajak 20%, bunga bersih deposito yang diterima nasabah menjadi sekitar 2,0% per tahun.

Kupon ORI, termasuk ORI029, dikenakan pajak 10%. Dengan prediksi kupon ORI029T3 sebesar 5,3–5,5%, imbal hasil bersih yang diperkirakan diterima investor berada di kisaran 4,77–4,95% per tahun. Adapun ORI029T6 dengan kupon 5,9–6,1% berpotensi memberikan imbal hasil bersih sekitar 5,31–5,49% per tahun.

Dengan perhitungan tersebut, imbal hasil bersih ORI029 berpotensi lebih dari dua kali lipat bunga bersih deposito. Instrumen ini juga disebut memiliki tingkat risiko yang tetap terjaga karena 100% dijamin oleh negara.

Selain potensi imbal hasil, ORI dinilai menawarkan beberapa karakteristik lain, antara lain dapat dibeli dengan nominal terjangkau dan memberikan kupon tetap hingga jatuh tempo. Setelah melewati minimum holding period (MHP), ORI dapat diperdagangkan di pasar sekunder, sehingga memberi fleksibilitas bagi investor yang membutuhkan likuiditas.

Dengan kombinasi imbal hasil di atas deposito, pajak lebih rendah, dan jaminan negara, ORI029 dipandang berpotensi menjadi pilihan bagi investor ritel yang mengincar pendapatan rutin dengan risiko relatif rendah. Dalam kondisi pasar yang masih bergejolak, ORI juga disebut relevan sebagai instrumen defensif untuk menjaga stabilitas dan diversifikasi portofolio.