BERITA TERKINI
OJK Tasikmalaya Perkuat Literasi Keuangan Syariah lewat Tablig Akbar di Masjid Agung

OJK Tasikmalaya Perkuat Literasi Keuangan Syariah lewat Tablig Akbar di Masjid Agung

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya, Jawa Barat, menggelar edukasi untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah melalui tablig akbar Majelis Taklim Masjid Agung (MTMA) Kota Tasikmalaya.

Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman jamaah, terutama perempuan dan ibu rumah tangga, mengenai pentingnya perencanaan keuangan, pengendalian pengeluaran, serta pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah yang aman dan berada di bawah pengawasan OJK.

Menurut Nofa, Kantor OJK Tasikmalaya selama ini aktif menggelar Gerakan Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah secara masif di wilayah Priangan Timur yang meliputi Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Garut, Sumedang, Ciamis, Banjar, serta Pangandaran.

Untuk kegiatan di Kota Tasikmalaya, tablig akbar tersebut diikuti sekitar lima ribu jamaah MTMA, dengan mayoritas peserta perempuan atau ibu rumah tangga yang menjadi prioritas sasaran edukasi OJK terkait keuangan.

Dalam kesempatan itu, Nofa mengajak masyarakat agar lebih bijak mengelola keuangan dengan menerapkan prinsip 2L, yakni legal dan logis. Artinya, masyarakat diminta memastikan legalitas lembaga jasa keuangan serta bersikap rasional terhadap setiap penawaran investasi maupun pinjaman.

Ia juga mengingatkan bahwa di era digital, kehati-hatian perlu ditingkatkan, termasuk tidak sembarangan membagikan data pribadi seperti KTP, KK, nomor rekening, PIN, kata sandi, maupun kode OTP. Menurutnya, penyalahgunaan data pribadi dapat memicu berbagai risiko kejahatan keuangan.

Nofa menambahkan OJK Tasikmalaya tidak hanya melakukan edukasi, tetapi juga menyediakan pelindungan konsumen dan layanan pengaduan yang dapat diakses melalui WhatsApp Layanan OJK di 081157157157 atau dengan datang langsung ke Kantor OJK Tasikmalaya.

Tablig akbar tersebut menghadirkan KH Abdurrahman Yuri Ramdho Ganendra yang menyampaikan tausyiah bertema “Mengatur Keuangan Orang Beriman”. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa pengelolaan keuangan yang baik merupakan bagian dari ikhtiar menjaga amanah, menjaga keseimbangan hidup, menjadi bukti rasa syukur, serta upaya meraih keberkahan.