BERITA TERKINI
OJK Kepri: Program GERAK Syariah BRK Syariah Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

OJK Kepri: Program GERAK Syariah BRK Syariah Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

KARIMUN — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau menilai penyelenggaraan GERAK Syariah 2026 menjadi bukti kontribusi PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di daerah.

Kegiatan yang digelar di Gedung Nasional Kabupaten Karimun pada Senin (2/3/2026) itu dihadiri Plt Direktur Utama BRK Syariah Helwin Yunus, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, Kepala OJK Kepulauan Riau Sinar Danandjaya, Branch Manager BRK Syariah Tanjung Balai Karimun Abdil Bar, serta unsur pemerintah daerah dan masyarakat.

Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau Sinar Danandjaya mengatakan, program GERAK Syariah menunjukkan peran aktif BRK Syariah sebagai bank pembangunan daerah dalam mendukung agenda nasional peningkatan literasi keuangan syariah. Menurutnya, kegiatan yang konsisten dijalankan BRK Syariah menjadi contoh implementasi literasi keuangan yang langsung menyasar masyarakat melalui pendekatan edukatif dan berbasis komunitas.

“Program seperti GERAK Syariah merupakan bukti nyata kontribusi industri perbankan syariah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan sesuai prinsip syariah,” ujar Sinar.

Dalam kegiatan tersebut, BRK Syariah menggelar dua perlombaan utama, yakni lomba dai yang mayoritas diikuti pelajar serta lomba seni hadroh yang diikuti kelompok ibu-ibu dari berbagai komunitas di Kabupaten Karimun. Pendekatan lintas generasi ini dinilai membantu memperluas jangkauan edukasi keuangan syariah hingga ke lingkungan keluarga.

OJK mencatat tingkat literasi keuangan syariah nasional meningkat dari 39 persen pada 2024 menjadi 43 persen pada 2025. Kenaikan ini disebut sejalan dengan masifnya kegiatan edukasi yang dilakukan pelaku industri jasa keuangan, termasuk BRK Syariah di wilayah Kepulauan Riau. Sementara itu, tingkat inklusi keuangan syariah nasional juga meningkat menjadi sekitar 13 persen.

OJK juga menilai transformasi yang dilakukan BRK Syariah melalui inovasi layanan digital, pengembangan produk pembiayaan, serta kegiatan literasi berbasis masyarakat memperkuat peran bank daerah dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah nasional.

Selain itu, OJK menilai momentum Ramadan strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola keuangan secara bijak, terutama saat menerima Tunjangan Hari Raya (THR). Melalui edukasi bersama BRK Syariah, masyarakat diharapkan semakin memahami perencanaan keuangan, pemanfaatan pembiayaan syariah secara tepat, serta penggunaan layanan digital banking yang aman.

OJK turut mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menjadi korban penipuan keuangan untuk mendapatkan perlindungan konsumen dan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.

Melalui kolaborasi regulator, pemerintah daerah, dan industri perbankan syariah, OJK berharap kegiatan GERAK Syariah dapat menjadi model penguatan literasi keuangan berbasis komunitas yang mempercepat peningkatan inklusi keuangan syariah nasional serta memperkuat peran bank daerah sebagai penggerak ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berlandaskan prinsip syariah.