Wakil Sekretaris Jenderal National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia), Rima Ferdianto, menyampaikan rasa syukur atas capaian kontingen Indonesia di ASEAN Para Games 2025 yang telah melampaui target perolehan medali emas.
Rima mengatakan, dari target 82 medali emas, hingga Sabtu (25/1/2026) Indonesia sudah mengoleksi 102 emas. “Alhamdulillah, dari target 82 emas, sampai saat ini kita sudah mendapatkan 102 emas. Jadi sudah jauh melampaui target,” kata Rima.
Kontingen Indonesia masih berpeluang menambah medali pada hari berikutnya karena sejumlah atlet dijadwalkan tampil di babak final pada Minggu (25/1/2026).
Di cabang olahraga para bulu tangkis, Indonesia dipastikan meraih dua medali emas. Kepastian itu datang setelah final nomor tunggal putra SL4 dan tunggal putra WH2 mempertemukan sesama atlet Indonesia.
Pada final tunggal putra SL4, Hikmat Ramdani akan menghadapi Fredy Setiawan. Sementara pada final tunggal putra WH2, Wiwin Andri dijadwalkan berhadapan dengan Supriadi.
Rima menyebut masih ada waktu tersisa untuk menambah perolehan emas. Ia juga berharap posisi Indonesia di peringkat kedua dapat semakin aman. “Masih ada satu setengah hari lagi karena di tanggal 26 pagi, mungkin masih ada perlawanan. Kita berharap bisa menambah pundi-pundi emas lagi, sehingga posisi kedua ini sudah terkunci. Tidak mungkin dikejar lagi oleh tiga negara di bawah kita yang saling susul menyusul antara Malaysia, Filipina dan Vietnam,” ujarnya.

