BERITA TERKINI
Nilai Tukar Dolar Berfluktuasi, Tarif Baru AS Berpotensi Mengubah Peta Ekonomi Global

Nilai Tukar Dolar Berfluktuasi, Tarif Baru AS Berpotensi Mengubah Peta Ekonomi Global

Pergerakan nilai tukar dolar dilaporkan tengah goyah di tengah perhatian pasar terhadap kebijakan tarif baru Amerika Serikat (AS) yang dinilai berpotensi mengubah peta ekonomi global. Dinamika tersebut menjadi salah satu isu yang menonjol dalam perkembangan terbaru di sektor keuangan.

Selain isu nilai tukar dan kebijakan tarif, sejumlah topik lain turut menjadi sorotan. Di sektor pertanian, Kementerian Pertanian disebut melakukan langkah untuk mendongkrak produksi nasional melalui penyaluran perdana benih unggul tebu yang berasal dari KBD.

Dari industri keuangan, prospek industri asuransi syariah dinilai masih positif setelah adanya kewajiban spin off unit usaha syariah (UUS). Sementara itu, meningkatnya biaya kesehatan karyawan mendorong perusahaan untuk meninjau ulang strategi pengelolaan sumber daya manusia.

Di ranah fintech, muncul kabar mengenai ramainya gugatan hukum yang dilayangkan terhadap fintech KoinP2P, disertai respons dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adapun dari sisi penjaminan, Jamkrida Sumbar disebut menerapkan strategi untuk menekan angka klaim agar tetap terkendali.

Di luar isu ekonomi, perhatian juga tertuju pada kabar olahraga internasional. Wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, diberitakan ditolak masuk AS, namun FIFA tetap membayar penuh gajinya. Selain itu, ketegangan politik disebut membayangi laga Iran melawan Selandia Baru di ajang Piala Dunia.