JAKARTA — Dunia usaha Indonesia berduka. Michael Bambang Hartono, salah satu pemilik Grup Djarum sekaligus salah satu orang terkaya di Indonesia, meninggal dunia pada Kamis, 19 Maret 2026.
Michael Bambang Hartono mengembuskan napas terakhir pada usia 86 tahun, pukul 13.15 waktu Singapura.
Kabar duka tersebut dikonfirmasi Corporate Communication Senior Manager Grup Djarum, Budi Darmawan. “Keluarga Besar PT Djarum berduka cita mendalam atas wafatnya Pimpinan Kami, Pak Michael Bambang Hartono, Kamis 19 Maret 2026 pukul 13.15 waktu Singapura,” kata Budi saat dikonfirmasi, Kamis (19/3/2026).
Selain dikenal sebagai salah satu pemimpin imperium bisnis Djarum dan pemilik saham mayoritas Bank Central Asia (BCA) bersama adiknya, Robert Budi Hartono, almarhum juga dikenal luas atas dedikasinya di bidang olahraga, khususnya cabang bridge. Ia disebut sebagai tokoh filantropi dan atlet bridge kebanggaan nasional.
Informasi mengenai wafatnya Michael Bambang Hartono juga sempat beredar melalui unggahan belasungkawa Asosiasi Bridge Thailand, yang menyoroti pengaruh almarhum dalam komunitas bridge internasional.