OpenAI disebut menghadapi risiko kehabisan dana dalam waktu sekitar 18 bulan, meskipun perusahaan tersebut baru saja mengumpulkan pendanaan sebesar 40 miliar dolar AS.
Risiko itu muncul di tengah meningkatnya biaya pengembangan dan operasional kecerdasan buatan (AI) yang terus meroket. Kondisi tersebut dinilai dapat menekan arus kas perusahaan, sehingga kebutuhan pendanaan tetap tinggi meski dana segar baru diperoleh.
Selain itu, OpenAI diproyeksikan membukukan kerugian yang melampaui 14 miliar dolar AS pada 2026. Proyeksi tersebut memperlihatkan besarnya beban biaya yang harus ditanggung perusahaan untuk menjalankan dan mengembangkan teknologi AI.

