BERITA TERKINI
Mahasiswa KKN DIK FKIP UMS Gelar Sharing Session Keorganisasian dan Keuangan untuk Karang Taruna Dusun Duwet

Mahasiswa KKN DIK FKIP UMS Gelar Sharing Session Keorganisasian dan Keuangan untuk Karang Taruna Dusun Duwet

Wonogiri—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN DIK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sharing session bertema keorganisasian dan pengelolaan keuangan Karang Taruna bersama pemuda Karang Taruna Dusun Duwet, Mlokowetan, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri, Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai respons atas kebutuhan dan keluhan pemuda setempat terkait kekompakan organisasi yang dinilai masih kurang serta pengelolaan keuangan yang belum tertata dengan baik.

Sharing session berlangsung dalam suasana santai namun serius. Mahasiswa KKN DIK FKIP UMS mengawali kegiatan dengan diskusi mengenai kondisi organisasi yang selama ini dijalankan peserta. Sejumlah anggota Karang Taruna menyampaikan bahwa kegiatan kerap tidak berkelanjutan, sebagian pengurus cenderung pasif, dan komunikasi antaranggota belum berjalan optimal. Kondisi itu dinilai berdampak pada minimnya program kerja dan menurunnya rasa kebersamaan.

Salah satu mahasiswa KKN DIK FKIP UMS, Shandy Yusril Fadlullah, mengatakan kegiatan ini bertujuan membangun kembali semangat kebersamaan pemuda desa. “Karang Taruna itu sebenarnya punya potensi besar, tapi kalau tidak ada komunikasi yang baik dan pengelolaan yang rapi, potensi itu sulit berkembang. Kami ingin mendorong teman-teman Karang Taruna agar berani aktif, saling menguatkan, dan mulai membangun organisasi secara bertahap, tidak harus langsung sempurna,” ujarnya.

Dalam pemaparan materi, mahasiswa KKN DIK menjelaskan pentingnya sistem keorganisasian yang jelas, mulai dari pembagian tugas pengurus, rapat yang terarah, hingga peran komunikasi dalam menjaga solidaritas. Peserta juga diajak memahami bahwa organisasi yang sehat tidak bergantung pada satu orang, melainkan berjalan melalui kerja tim dan tanggung jawab bersama.

Selain aspek organisasi, pengelolaan keuangan menjadi topik yang mendapat perhatian peserta. Mahasiswa KKN DIK menyampaikan prinsip dasar pengelolaan keuangan organisasi yang sederhana namun akuntabel, seperti pencatatan rutin, pemisahan uang pribadi dan kas organisasi, transparansi kepada anggota, serta penyampaian laporan keuangan secara berkala. Materi disampaikan melalui contoh-contoh yang dekat dengan aktivitas Karang Taruna sehari-hari.

Diskusi berlangsung aktif. Sejumlah anggota Karang Taruna membagikan pengalaman terkait kendala organisasi dan keuangan, sekaligus mengajukan pertanyaan mengenai langkah praktis yang dapat segera diterapkan. Mahasiswa KKN DIK juga mendorong peserta mulai menyusun jobdesk pengurus secara tertulis dan membangun kebiasaan komunikasi terbuka agar organisasi berjalan lebih solid.

Pihak Karang Taruna menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai sharing session memberi sudut pandang baru dan motivasi untuk membenahi organisasi agar lebih aktif serta mendapat kepercayaan dari anggota.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (6/2) itu, mahasiswa KKN DIK FKIP UMS berharap Karang Taruna Dusun Duwet dapat tumbuh menjadi organisasi kepemudaan yang kompak, transparan, dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendampingi masyarakat desa, khususnya generasi muda, agar mampu mengelola organisasi secara lebih baik dan mandiri.