Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menggelar akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk 50.000 unit rumah subsidi yang dirangkaikan dengan serah terima kunci, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan bersama Presiden Republik Indonesia sebagai bagian dari percepatan program perumahan nasional bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Acara bertajuk “Akad Massal 50.000 KPR FLPP & Serah Terima Kunci Tahun 2025” dipusatkan di Perumahan Pondok Banten Indah (PBI), Kota Serang, Banten. Pemerintah menyebut kegiatan ini sebagai akad KPR FLPP terbesar sepanjang sejarah, seiring peningkatan kuota nasional dari 220.000 unit menjadi 350.000 unit pada 2025.
Di lokasi utama, sebanyak 300 debitur MBR mengikuti akad secara luring dengan total pembiayaan mencapai Rp 49,73 miliar. Sementara itu, pelaksanaan akad juga dilakukan secara daring oleh 41 bank penyalur yang terhubung dengan 33 provinsi dan mencakup 110 lokasi serah terima kunci rumah subsidi di berbagai daerah.
Pemerintah menegaskan KPR FLPP merupakan skema pembiayaan bersubsidi dengan suku bunga rendah dan tenor panjang untuk memperluas akses kepemilikan rumah layak dan terjangkau bagi MBR. Program ini juga diharapkan turut mendorong pertumbuhan sektor perumahan serta ekonomi daerah.
Pemilihan Provinsi Banten sebagai pusat penyelenggaraan disebut mencerminkan kesiapan daerah dalam mendukung program perumahan rakyat. Dewan Pimpinan Daerah Realestat Indonesia (DPD REI) Banten menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan akad massal tersebut.
Ketua DPD REI Banten, Roni Hadiriyanto Adali, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pengurus dan anggota untuk memastikan kesiapan sebagai tuan rumah. Ia juga menyebut Menteri PKP Maruarar Sirait telah meninjau langsung lokasi kegiatan guna memastikan persiapan berjalan optimal.
“Menteri Ara memiliki standar yang sangat tinggi dan memantau langsung persiapan di lapangan. Kami berharap acara ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat, pemerintah, serta pengembang,” ujar Roni.
Sebelumnya, Maruarar Sirait menyampaikan akad massal 50.000 unit rumah subsidi akan digelar pada Desember 2025 dan secara simbolis dipusatkan di Serang, Banten, dengan mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk menyaksikan langsung pelaksanaannya.

