JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan optimistis proyek pipa transmisi gas bumi Cirebon–Semarang (Cisem) Tahap II sepanjang 245 kilometer dapat selesai pada tahun ini. Ruas yang dikerjakan mencakup Batang–Cirebon–Kandang Haur Timur.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan pembangunan fisik Cisem Tahap II ditargetkan rampung pada Maret. Setelah itu, aktivitas jual beli gas direncanakan dapat dimulai pada Juni.
“Cisem II sesuai target. On target dan Insya Allah tahun ini selesai. Maret fisik sudah selesai Juni sudah boleh jual beli gas ya,” kata Laode di Kementerian ESDM, Rabu (21/1).
Laode menambahkan, dengan selesainya pembangunan Cisem Tahap II, gas diyakini dapat mulai mengalir pada tahun ini. Pemerintah juga menempatkan penyediaan infrastruktur gas sebagai salah satu fokus, seiring cadangan gas yang melimpah dan kebutuhan yang meningkat.
Setelah proyek Cisem Tahap II, pemerintah menyiapkan proyek pipa gas transmisi berikutnya, yakni pipa gas ruas Dumai–Sei Mangkei (Dusem) yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada tahun ini.
Laode juga menyampaikan bahwa pada 2028 gas dari blok Andaman yang digarap Mubadala Energy ditargetkan sudah dapat mengalir. “Tahun ini mulai, EPC 2027 selesai. Insya Allah 2028 gas dari Andaman masuk,” ujarnya.
Proyek Cisem Tahap II memiliki nilai investasi total Rp 2,7 triliun. Pipa ini merupakan kelanjutan dari proyek Cisem Tahap I yang telah selesai dibangun pada 2023.

