Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana menyusun kajian pembangunan kawasan industri baru di Kabupaten Kebumen. Kebumen menjadi satu-satunya daerah yang lolos tahap awal pengajuan untuk tahun 2026, setelah sejumlah kabupaten lain tidak memenuhi persyaratan administratif dan teknis.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, membenarkan rencana tersebut. Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Kebumen telah mengajukan Investment Project Ready to Offer (IPRO) atau proyek investasi siap tawar untuk kawasan industri.
Menurut Sakina, pengajuan itu diterima secara resmi dalam bentuk surat dari Bupati Kebumen. “Saat ini hanya Kebumen yang mengajukan dan memenuhi syarat. Sehingga kami tahun ini akan menyusun kajian khusus untuk kawasan industri di sana,” ujar Sakina di Semarang, Kamis, 22 Januari 2026.
Sakina menambahkan, sebelumnya terdapat beberapa daerah lain yang juga menawarkan diri untuk pengembangan kawasan industri, di antaranya Kabupaten Semarang, Brebes, Sragen, dan Klaten.

