Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Pekanbaru, Rizky Bagus Oka, menegaskan perlunya pengawasan ketat terhadap berbagai bantuan pemerintah untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar program yang dijalankan benar-benar memberi dampak nyata bagi pelaku usaha.
Dalam keterangannya di Pekanbaru, Senin (28/4/2025), Rizky juga mengapresiasi dukungan sektor perbankan terhadap pembiayaan UMKM, termasuk kebijakan bunga pinjaman yang dibatasi 6 persen. Ia berharap kebijakan tersebut dapat terus dipertahankan.
Selain dukungan pembiayaan, Rizky menilai pemerintah perlu melakukan monitoring terhadap program bantuan yang diberikan kepada UMKM, termasuk program seperti penghapusan utang. Menurutnya, bantuan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan harus disertai pengawasan agar penerima bantuan mematuhi ketentuan, terutama ketika mengajukan pinjaman baru.
Rizky menyatakan Kadin Pekanbaru berkomitmen berkolaborasi dengan perbankan dan pemerintah untuk memastikan efektivitas program bantuan. Salah satu langkah yang didorong adalah meningkatkan kelayakan pelaku UMKM agar lebih siap mengakses pembiayaan perbankan.
Ia menjelaskan, Kadin akan lebih mengedepankan aspek bankable melalui pendampingan evaluasi dan monitoring, untuk memastikan usaha berjalan lancar dan memenuhi standar yang dibutuhkan perbankan.
Upaya tersebut, lanjut Rizky, sudah mulai dijalankan. Dengan evaluasi yang lebih ketat, ia berharap bantuan maupun fasilitas kredit diberikan kepada pelaku UMKM yang benar-benar serius mengembangkan usahanya.
Rizky menambahkan, pengawasan diperlukan agar bantuan dan dukungan dapat mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan, sekaligus mencegah terulangnya persoalan kredit macet akibat ketidakpatuhan.

