BERITA TERKINI
Kadin dan BGN Resmikan Enam SPPG Pilot Project Satgas MBG Gotong Royong

Kadin dan BGN Resmikan Enam SPPG Pilot Project Satgas MBG Gotong Royong

Jakarta — Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana meresmikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pilot Project Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Gotong Royong Kadin. Peresmian dilakukan serentak dari Semarang, Jawa Tengah, pekan lalu.

Dalam keterangan pers yang diterima Rabu (27/8/2025), Anindya menyatakan program MBG merupakan inisiatif pemerintah untuk mengatasi kekurangan gizi dan stunting, sekaligus menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045. Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen negara dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui program tersebut.

Menurut Anindya, Kadin Indonesia mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah dengan membentuk Satgas MBG Gotong Royong yang dipimpin Handojo S. Muljadi. Satgas ini menargetkan pembangunan 1.000 SPPG secara swadaya melalui gotong royong anggota Kadin.

Enam SPPG yang diresmikan berada di Semarang, Bekasi, Cirebon, Bandung, Tegal, dan Depok. Anindya mengatakan, seluruh fasilitas itu dibangun melalui dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) anggota Kadin, khususnya Tempo Scan Group, dengan total investasi sekitar Rp20 miliar. Fasilitas tersebut disebut siap melayani lebih dari 24.000 penerima manfaat dari kalangan pelajar dan masyarakat sekitar.

Anindya menambahkan, SPPG tidak hanya diposisikan sebagai infrastruktur layanan, tetapi juga sebagai model standar dan pusat pelatihan bagi anggota Kadin yang ingin berpartisipasi dalam program MBG. Kadin juga menyiapkan buku panduan operasional serta mendirikan Yayasan Supra Merah Putih sebagai mitra khusus BGN.

Peresmian itu turut dihadiri Kepala Satgas MBG Gotong Royong Kadin Indonesia sekaligus Executive Chairman Tempo Scan Group Handojo S. Muljadi, Komisaris Independen Tempo Scan Group Agus Sutomo, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, serta jajaran pengurus Kadin Indonesia dan Kadin Provinsi.

Handojo menjelaskan, Satgas MBG Gotong Royong menyiapkan berbagai platform komunikasi untuk mendukung pelaksanaan program. Satgas membentuk situs web resmi dan akun media sosial untuk menyediakan akses informasi secara real time bagi anggota. Platform tersebut juga disebut dapat dimanfaatkan sebagai sarana business-to-business (B2B) bagi anggota Kadin yang ingin terlibat sebagai kontraktor, vendor peralatan dapur, penyedia makanan, maupun pemasok bahan baku.

Selain itu, Satgas menggandeng Tempo Utama Finance untuk menyediakan skema pembiayaan, termasuk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Handojo mengatakan opsi pembiayaan disiapkan untuk pembangunan maupun renovasi SPPG, pengadaan peralatan dapur, hingga kendaraan pengantar makanan.

Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut Semarang termasuk wilayah yang paling cepat merealisasikan pembangunan SPPG. Dari kuota 105 unit, ia menyatakan hanya tersisa satu unit yang belum rampung.

Dadan juga mengapresiasi peran Kadin Indonesia karena enam SPPG yang diresmikan sepenuhnya dibiayai dana CSR. Ia menyampaikan, dengan kontribusi 270 perusahaan telah terkumpul Rp540 miliar. Berdasarkan verifikasi BGN, dana yang beredar di masyarakat mencapai Rp50 triliun, dan Kadin disebut telah berkontribusi sekitar 10 persen.