BERITA TERKINI
Jeffrey Hendrik Enggan Bahas Pencalonan Dirut BEI, Tegaskan Fokus Perkuat Fondasi Pasar Modal

Jeffrey Hendrik Enggan Bahas Pencalonan Dirut BEI, Tegaskan Fokus Perkuat Fondasi Pasar Modal

Pejabat Sementara Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik buka suara terkait namanya yang masuk dalam bursa calon Direktur Utama BEI untuk periode 2026–2030. Namun, Jeffrey masih enggan mengomentari lebih jauh mengenai proses pencalonan tersebut.

Ditemui usai pelantikan pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jeffrey menegaskan dirinya tetap melanjutkan program kerja yang telah berjalan di BEI. Ia menyebut fokus utama diarahkan untuk memperkuat fondasi pasar modal Indonesia.

Menurut Jeffrey, strategi pengembangan pasar akan mengutamakan kualitas dibanding kuantitas. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga kredibilitas pasar modal.

“Tujuan kita kan adalah bagaimana supaya bursa kita bisa menjadi bursa kelas dunia. Kita akan mengutamakan kualitas ketimbang kuantitas,” kata Jeffrey, Rabu (25/3/2026).

Dalam catatan KONTAN, terdapat tiga paket calon direksi BEI untuk periode 2026–2030. Pada paket yang mencantumkan nama Jeffrey Hendrik, turut tercantum Irvan Susandy yang saat ini menjabat sebagai Direktur Perdagangan dan Pengaturan Bursa BEI, R. Haidir Musa selaku Kepala Divisi Keuangan dan Akuntansi BEI, serta Irwan Abdalloh yang mengemban tugas sebagai Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI.

Selain itu, terdapat pula nama mantan Komisaris BRI Danareksa Sekuritas R. M. Irwan, eks Kepala Divisi Pengembangan Teknologi Informasi BEI Abdul Munim, serta Atep Salyadi yang saat ini masih menjabat sebagai Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha Pertamina.