Institut Teknologi Del (IT Del) menawarkan kerja sama kepada Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Pemkab Morut), Sulawesi Tengah, dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) agar siap menjadi tenaga kerja andal, sekaligus mendukung pengembangan industri di daerah tersebut.
Dekan Fakultas Teknologi Industri IT Del, Fitriani TR Silalahi, menyampaikan bahwa Morowali Utara merupakan salah satu kawasan strategis nasional di bidang industri pertambangan. Karena itu, ia menilai sumber daya lokal perlu ikut berperan dalam aktivitas industri melalui penguatan pendidikan dan riset terapan.
"Morowali Utara salah satu kawasan strategis nasional di bidang industri pertambangan, maka sumbar daya lokal harus ikut berperan dalam kegiatan industri. Ini alasan kami ingin membangun kerja sama dengan Pemerintah setempat di bidang pendidikan dan riset terapan," kata Fitriani saat bertemu Wakil Bupati Morut Djira di Kolonodale, Kamis.
Dalam kunjungan tersebut, Fitriani memaparkan program pendidikan teknik metalurgi di IT Del, termasuk penerapan model pendidikan berbasis asrama, sinergi dengan dunia industri, serta kerja sama internasional yang telah dijalin. Program itu diarahkan untuk memperkuat kompetensi SDM pada bidang metalurgi dan material yang dinilai relevan dengan kebutuhan industri pertambangan.
Ia menjelaskan, konsep pendidikan berbasis asrama menekankan disiplin, pembentukan karakter, dan kesiapan kerja lulusan. Dengan pendekatan itu, ia berharap putra-putri daerah mampu menempati posisi strategis dalam aspek teknis operasional industri pertambangan.
"Anak-anak muda di Morut paling tidak punya jabatan strategis dalam operasional industri pertambangan. Model pendidikan teknik metalurgi sangat relevan dengan bidang industri mineral," ujarnya.
Fitriani juga menyebut lulusan teknik metalurgi IT Del dinilai berpotensi mendukung pembangunan daerah dan industri berbasis sumber daya mineral, khususnya di Morowali Utara yang berkembang sebagai kawasan industri nikel.
Ia menambahkan, IT Del didirikan pada 30 Agustus 2001 oleh Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, dengan tujuan berkontribusi memajukan industri dalam negeri melalui pencetakan lulusan siap kerja.
"Kehadiran kami di sektor pendidikan untuk mewujudkan cita-cita negara mencerdaskan kehidupan bangsa, melalui misi itu maka kami siap melahirkan lulusan yang terampil sesuai kompetensi dan tentunya bermoral," tutur Fitriani.
Menanggapi tawaran tersebut, Wakil Bupati Morut Djira menyatakan membuka ruang kerja sama pengembangan SDM generasi muda di daerahnya, sekaligus pengembangan riset terapan untuk memperkuat kebutuhan industri strategis nasional. Ia menilai program studi yang dimiliki IT Del strategis dalam menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di Morowali Utara.
"Teknik metalurgi sangat relevan dengan kondisi Morut sebagai daerah industri nikel. Kami berharap putra-putri daerah dapat mengakses pendidikan berkualitas, kemudian kembali dan berkontribusi membangun daerah," kata Djira.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas tindak lanjut peluang kolaborasi dengan fokus pada bidang pendidikan, pengembangan kompetensi tenaga kerja lokal, serta penguatan riset terapan yang sejalan dengan arah pembangunan daerah.

