Kontingen Indonesia memastikan capaian melampaui target pada ASEAN Para Games (APG) 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand. Hingga pukul 07.00 WIB, Minggu, 25 Januari 2026, Indonesia telah mengumpulkan 102 medali emas, melewati sasaran awal 82 emas.
Wakil Sekretaris Jenderal National Paralympic Committee of Indonesia, Rima Ferdianto, mengatakan perolehan tersebut masih berpeluang bertambah pada hari terakhir pertandingan. Ia menilai pencapaian ini kian berarti karena diraih di tengah proses regenerasi atlet, termasuk menurunkan sejumlah atlet debutan di level regional sebagai bagian dari persiapan menuju Paralimpiade Los Angeles 2028.
Menurut Rima, Indonesia juga harus beradaptasi dengan perubahan nomor pertandingan, termasuk penghapusan beberapa nomor andalan yang tidak dipertandingkan pada edisi kali ini.
Pada Sabtu, 24 Januari 2026, kontingen Indonesia menambah 33 emas, 29 perak, dan 23 perunggu. Secara keseluruhan, Indonesia telah mengoleksi 298 medali, terdiri atas 102 emas, 104 perak, dan 92 perunggu. Perolehan itu menempatkan Indonesia dalam posisi kuat untuk mengamankan status runner-up klasemen akhir di bawah tuan rumah.
Cabang para atletik menjadi penyumbang emas terbanyak, dengan raihan 39 emas, 39 perak, dan 20 perunggu sejak awal penyelenggaraan. Para renang menyusul dengan 22 emas, 28 perak, dan 17 perunggu. Sementara itu, para judo mencatat hasil sempurna dengan menyapu bersih tujuh medali emas yang diperebutkan.
Pelatih para atletik Indonesia, Setiyo Budi Hartanto, mengakui sempat pesimis menghadapi kondisi pertandingan di Thailand. Ia menyebut sejumlah nomor andalan tidak dipertandingkan dan terdapat penggabungan klasifikasi yang dinilai kurang ideal, namun para atlet mampu beradaptasi dan menghasilkan capaian yang dinilai membanggakan.
Dari cabang lain, tim para bulu tangkis telah meraih lima emas dan dipastikan menambah dua emas lagi karena partai final mempertemukan sesama atlet Indonesia pada hari terakhir. Cabang para angkat berat juga disebut telah memenuhi target dengan delapan emas dan masih berpeluang menambah perolehan melalui tiga nomor yang diikuti pada hari yang sama.
Selain itu, sejumlah cabang telah memastikan diri menjadi juara umum. Tim para judo Indonesia menyapu bersih tujuh emas yang diperebutkan, sedangkan para panahan telah mengunci lima dari sembilan medali emas yang tersedia. Teodora Audi dan rekan-rekan masih berpeluang menambah satu emas dari nomor mixed team compound open.

