Pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, menyatakan pergerakan pasar saham domestik masih menunjukkan respons positif di tengah dinamika geopolitik global serta libur panjang Lebaran 2026. Menurutnya, hal itu tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang bergerak di zona hijau.
Pada perdagangan Rabu, 25 Maret 2026, IHSG ditutup menguat 195,28 poin atau 2,75% ke level 7.302,12. Penutupan tersebut menjadi level tertinggi IHSG sepanjang hari, setelah sebelumnya sempat turun hingga 7.057,22.
“Kalau kita memperhatikan hari ini, setelah pasar kita libur cukup lama, pasar bereaksi cukup baik terhadap perkembangan terakhir yang ada di Timur Tengah,” ujar Jeffrey di Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026).
Meski demikian, Jeffrey mengingatkan bahwa kondisi global masih dibayangi ketidakpastian yang tinggi. Ia meminta investor tetap berhati-hati dan tidak mengambil keputusan secara emosional.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan berbasis fundamental dalam berinvestasi. Jeffrey mengatakan, dalam setiap kondisi pasar selalu ada sektor atau perusahaan yang diuntungkan, namun ada pula yang terdampak negatif.
“Harus selalu menyesuaikan dengan profil risiko masing-masing karena kondisi ketidakpastiannya sangat tinggi. Harapan kami kepada investor adalah demikian,” jelasnya.