BERITA TERKINI
IHSG Menguat Saat Pembukaan Perdagangan Senin, Pergerakan Masih Fluktuatif

IHSG Menguat Saat Pembukaan Perdagangan Senin, Pergerakan Masih Fluktuatif

Jakarta—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali perdagangan awal pekan dengan penguatan pada Senin (19/1/2026). Pada pembukaan sesi pagi, IHSG naik 23,29 poin atau 0,26% ke level 9.098,70 dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Sejalan dengan itu, indeks saham unggulan LQ45 juga bergerak di zona hijau. LQ45 tercatat menguat 1,84 poin atau 0,21% ke posisi 891,27. Penguatan di awal perdagangan ini menunjukkan masih adanya minat beli investor, meski pasar cenderung berhati-hati.

Aktivitas transaksi pada awal sesi terpantau cukup ramai. Beberapa menit setelah pembukaan, volume perdagangan mencapai sekitar 4,71 miliar lembar saham dengan frekuensi sekitar 352 ribu transaksi. Nilai transaksi tercatat sekitar Rp2,3 triliun, mencerminkan likuiditas pasar yang relatif terjaga.

Meski dibuka menguat, IHSG kemudian bergerak fluktuatif dan sempat mengalami tekanan jual sehingga turun tipis dari level pembukaan. Pergerakan ini mengindikasikan adanya aksi ambil untung (profit taking), terutama pada saham-saham yang sebelumnya telah mencatat kenaikan.

Pada sesi awal, pergerakan saham berlangsung variatif. Sejumlah saham menguat, sementara sebagian lainnya terkoreksi. Saham berkapitalisasi kecil dan menengah terlihat aktif diperdagangkan, dengan beberapa di antaranya mencatat kenaikan harga signifikan dan turut menopang pergerakan indeks.

Di sisi lain, tekanan jual masih terlihat pada sejumlah saham unggulan sehingga menahan laju penguatan IHSG agar tidak bergerak terlalu jauh dari level pembukaan.

Pergerakan IHSG pada awal pekan ini mencerminkan sikap wait and see investor terhadap berbagai sentimen global dan domestik. Pasar masih mencermati perkembangan ekonomi global, pergerakan indeks saham regional, serta arah kebijakan ekonomi dan moneter di dalam negeri.

Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak sideways dengan kecenderungan fluktuatif sepanjang perdagangan hari ini. Investor diperkirakan tetap selektif dalam bertransaksi dan cenderung fokus pada saham-saham yang memiliki fundamental kuat.

Dengan kondisi tersebut, pelaku pasar diimbau untuk terus mencermati dinamika pasar dan menerapkan manajemen risiko, mengingat potensi volatilitas masih dapat terjadi sepanjang sesi perdagangan.