BERITA TERKINI
Harga Perak Tembus US$100 per Ons di Tengah Ketidakpastian Global

Harga Perak Tembus US$100 per Ons di Tengah Ketidakpastian Global

Harga perak menembus level US$100 per ons untuk pertama kalinya, memperpanjang reli yang didorong meningkatnya permintaan terhadap aset lindung nilai serta aksi beli kuat di pasar ritel dari Shanghai hingga New York.

Harga perak spot sempat melonjak hingga 6,9% menjadi US$102,87 per ons pada Jumat. Dengan kenaikan tersebut, penguatan sepanjang tahun ini melampaui 40%, setelah harga perak dilaporkan telah lebih dari dua kali lipat pada 2025. Pada saat yang sama, emas juga mencetak rekor baru dan kian mendekati US$5.000 per ons.

Permintaan investor terhadap logam mulia meningkat tajam pada tahun pertama masa jabatan kedua Presiden AS Donald Trump, di tengah ketidakpastian yang membesar terkait perdagangan, geopolitik, dan kebijakan moneter. Kekhawatiran bahwa perak berpotensi dikenai tarif AS turut memicu gelombang pengiriman logam ke New York, yang kemudian berpuncak pada short squeeze bersejarah di London pada Oktober.

Kenaikan harga perak pada pekan ini juga dikaitkan dengan memburuknya hubungan Washington dengan sekutu-sekutu Eropa. Sementara itu, upaya terbaru untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri perang di Ukraina disebut belum menghasilkan terobosan. Tantangan terhadap independensi Federal Reserve ikut memperkuat permintaan terhadap logam mulia.