Harga minyak mentah global bergerak terbatas setelah sebelumnya anjlok sekitar 2%. Pergerakan yang cenderung mendatar ini terjadi ketika pelaku pasar mencermati perkembangan perundingan damai Rusia-Ukraina, sembari menanti keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed).
Minyak mentah acuan West Texas Intermediate (WTI) dan Brent sama-sama tidak banyak berubah dalam perdagangan terbaru setelah penurunan tajam pada sesi sebelumnya. Fokus pasar tertuju pada potensi dampak perkembangan geopolitik Rusia-Ukraina terhadap prospek pasokan dan sentimen risiko, sekaligus pada arah kebijakan moneter AS yang dapat memengaruhi nilai dolar dan ekspektasi permintaan energi.
Selain itu, artikel ini turut menyajikan data pergerakan harga minyak mentah WTI dan Brent selama satu bulan terakhir hingga 9 Desember 2025.

