BERITA TERKINI
Harga Minyak Menguat, Pasar Cermati Perkembangan Negosiasi Rusia–Ukraina

Harga Minyak Menguat, Pasar Cermati Perkembangan Negosiasi Rusia–Ukraina

Harga minyak dunia menguat dan menutup pekan di zona positif seiring pelaku pasar mencermati perkembangan terbaru terkait prospek gencatan senjata di Ukraina. Pergerakan harga juga dipengaruhi faktor teknikal setelah minyak melewati level penting dalam perdagangan.

Menurut laporan Bloomberg pada Sabtu (6/12/2025), harga West Texas Intermediate (WTI) naik 0,7 persen dan ditutup di atas 60 dollar AS per barel. Kenaikan ini mencerminkan masih adanya risk premium karena kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina belum tercapai.

Di sisi geopolitik, negosiator Ukraina melanjutkan pembicaraan dengan pejabat Amerika Serikat di Florida untuk hari kedua. Sementara itu, Rusia dilaporkan menolak beberapa poin dalam rencana yang didukung AS.

Pasar menunggu sinyal kemajuan menuju penyelesaian konflik yang berpotensi menekan harga, terutama jika sanksi dapat dilonggarkan dan pasokan minyak Rusia kembali meningkat. Situasi ini berlangsung ketika risiko kelebihan pasokan minyak global mulai terlihat.

Namun, peluang tercapainya perjanjian dinilai masih jauh. Ukraina menyatakan bertanggung jawab atas serangan pada malam hari yang menyasar kilang minyak Syzran dan pelabuhan Temryuk di Rusia.

Di saat yang sama, Washington diberitakan melobi negara-negara Eropa agar menolak rencana pemanfaatan aset beku Rusia untuk menjamin pinjaman besar bagi Ukraina.

Dari sisi teknikal, WTI pada Jumat ditutup melampaui moving average 50 hari, yang dipandang sebagai level penting penopang harga. Harga juga terdorong oleh aksi beli dari algoritma yang menutup posisi jual dalam beberapa sesi terakhir, dan analis memperkirakan aksi beli lanjutan bisa terjadi dalam beberapa pekan mendatang.

“Sesi ini kemungkinan menjadi awal dari aksi penutupan posisi jual yang cukup besar setelah penjualan oleh algoritma mereda. Selain itu, syarat untuk memicu aksi beli dari CTA dalam pekan depan juga relatif mudah terpenuhi,” ujar Dan Ghali, ahli strategi komoditas di TD Securities.

Meski menguat, harga minyak masih dibayangi kekhawatiran kelebihan pasokan yang menekan pasar global. Saudi Aramco disebut akan menurunkan harga Arab Light untuk pengiriman Januari ke level terendah sejak 2021.

Harga minyak Kanada juga melemah. Dari Amerika Serikat, jumlah rig minyak bertambah enam unit dalam sepekan terakhir, berdasarkan data Baker Hughes.