Harga sejumlah komoditas untuk penyerahan Februari 2026 tercatat bervariasi pada penutupan perdagangan 21 Januari 2026, mencakup pasar bursa dan pasar fisik. Data juga menampilkan perbandingan dengan posisi 20 Januari 2026 untuk beberapa instrumen.
Di bursa CBOT, kedelai (soybean) ditutup pada 1.064,4 sen dolar AS per bushel. Sementara itu, minyak kedelai (soy oil) berada di level 54,01 sen dolar AS per pound (lb).
Untuk pasar Eropa, harga crude palm oil (CPO) asal Indonesia/Malaysia dengan basis cif Rotterdam tidak tercantum. Adapun RBD olein asal Malaysia dengan basis fob Malaysia tercatat US$ 1.045,00 per ton pada 20 Januari dan tetap US$ 1.045,00 per ton pada 21 Januari.
Di Malaysia Derivatives Exchange (MDEX), CPO naik dari 4.066 per ton pada 20 Januari menjadi 4.112 per ton pada 21 Januari. Di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), CPO menguat dari Rp14.405 per kg menjadi Rp14.550 per kg pada periode yang sama.
Di Jakarta Futures Exchange (JFX), olein (OLE) bergerak naik dari Rp17.310 per kg pada 20 Januari menjadi Rp17.345 per kg pada 21 Januari. Sementara itu, di KPB Nusantara untuk CPO delivered Dmi/Blw/Ktj, harga meningkat dari Rp14.550 per kg menjadi Rp14.690 per kg.
Dari sisi nilai tukar tengah terhadap dolar AS, kurs MYR tercatat 4,056 pada 20 Januari dan 4,054 pada 21 Januari, dengan informasi padanan rupiah masing-masing Rp4.174,80 dan Rp4.188,72. Untuk rupiah, kurs IDR per dolar AS tercatat 16.935,00 pada 20 Januari dan 16.981,00 pada 21 Januari.

