BERITA TERKINI
Harga Emas Pegadaian Naik pada 25 Januari 2026, Galeri 24 dan UBS Menguat

Harga Emas Pegadaian Naik pada 25 Januari 2026, Galeri 24 dan UBS Menguat

JAKARTA — Harga emas batangan di Pegadaian kembali menguat pada perdagangan Minggu (25/1/2026). Kenaikan tercatat pada produk Galeri 24 dan UBS, dengan penguatan terbesar terjadi pada emas UBS ukuran 1 gram yang naik Rp 18.000 per gram.

Berdasarkan data Pegadaian, harga emas Galeri 24 ukuran 1 gram hari ini berada di level Rp 2.925.000, naik Rp 10.000 dibandingkan posisi sebelumnya Rp 2.915.000 pada Jumat (24/1/2026). Sementara itu, ukuran 0,5 gram meningkat Rp 5.000 menjadi Rp 1.534.000.

Kenaikan juga terlihat pada ukuran yang lebih besar. Emas Galeri 24 ukuran 2 gram naik Rp 22.000 menjadi Rp 5.762.000, sedangkan ukuran 5 gram bertambah Rp 52.000 ke level Rp 14.299.000.

Pergerakan serupa terjadi pada emas UBS. Harga emas UBS ukuran 1 gram naik Rp 18.000 menjadi Rp 2.974.000 dari sebelumnya Rp 2.956.000. Adapun ukuran 0,5 gram naik Rp 11.000 menjadi Rp 1.608.000.

Untuk ukuran 2 gram, emas UBS meningkat Rp 35.000 menjadi Rp 5.901.000. Sementara ukuran 5 gram naik Rp 88.000 ke posisi Rp 14.582.000.

Emas batangan Galeri 24 tersedia dalam pilihan ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Adapun emas UBS ditawarkan dengan ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram.

Berikut rincian harga emas batangan di Pegadaian per Minggu (25/1/2026).

Harga emas Galeri 24:
0,5 gram: Rp 1.534.000
1 gram: Rp 2.925.000
2 gram: Rp 5.762.000
5 gram: Rp 14.299.000
10 gram: Rp 28.523.000
25 gram: Rp 71.132.000
50 gram: Rp 142.152.000
100 gram: Rp 284.162.000
250 gram: Rp 708.661.000
500 gram: Rp 1.417.320.000
1.000 gram: Rp 2.834.640.000

Harga emas UBS:
0,5 gram: Rp 1.608.000
1 gram: Rp 2.974.000
2 gram: Rp 5.901.000
5 gram: Rp 14.582.000
10 gram: Rp 29.010.000
25 gram: Rp 72.383.000
50 gram: Rp 144.468.000
100 gram: Rp 288.823.000
250 gram: Rp 721.843.000
500 gram: Rp 1.441.992.000

Pergerakan harga emas batangan di Pegadaian terus menjadi perhatian masyarakat dan investor di tengah dinamika pasar global yang masih diwarnai ketidakpastian serta fluktuasi harga komoditas.