BERITA TERKINI
Harga Emas Dunia Turun Tipis di Tengah Ketegangan Geopolitik dan Ketidakpastian Kebijakan

Harga Emas Dunia Turun Tipis di Tengah Ketegangan Geopolitik dan Ketidakpastian Kebijakan

Harga emas dunia melemah tipis pada perdagangan Kamis waktu setempat atau Jumat WIB, di tengah ketegangan geopolitik dan ketidakpastian kebijakan yang masih membayangi pasar.

Mengutip Yahoo Finance, pada Jumat, 27 Februari 2026, harga emas berjangka—yang menjadi acuan untuk kontrak jual beli emas di masa depan—turun 0,4% menjadi USD5.203,80 per ons troy. Sementara itu, harga emas spot sebagai harga pasar saat ini terkoreksi 0,3% ke level USD5.175,95 per ons troy.

Meski turun pada perdagangan terbaru, harga emas spot tercatat telah naik sekitar 20% sepanjang tahun ini. Pada Selasa, emas spot sempat menyentuh level tertinggi dalam tiga pekan di USD5.248,89 per ons. Logam mulia tersebut juga pernah mencapai rekor tertinggi USD5.594,82 pada 29 Januari lalu.

Para analis menilai pergerakan harga emas saat ini dipengaruhi kombinasi faktor yang mendasarinya, terutama ketegangan geopolitik dan ketidakpastian kebijakan.

Penguatan harga emas dalam periode terakhir mengikuti lonjakan lebih dari 64% sepanjang 2025. Emas secara luas dipandang sebagai aset lindung nilai atau tempat berlindung yang aman bagi investor.

JPMorgan menyatakan tetap optimistis terhadap prospek emas hingga 2026. Bank tersebut menilai tren diversifikasi struktural yang berkelanjutan ke kelas aset ini masih membuka ruang pertumbuhan lebih lanjut.

JPMorgan memperkirakan permintaan yang cukup dari bank sentral dan investor tahun ini dapat mendorong harga emas hingga USD6.300 per ons pada akhir 2026.

Dalam setahun terakhir, emas mencatat beberapa rekor tertinggi yang didukung oleh meningkatnya risiko geopolitik serta siklus pelonggaran suku bunga. Suku bunga yang lebih rendah umumnya meningkatkan daya tarik aset yang tidak menghasilkan imbal hasil seperti emas.