Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pariwisata menyiapkan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah yang dinilai memiliki peran penting bagi perekonomian lokal.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Diseminasi Dokumen Kajian Tematik Peningkatan Strategi Pemasaran Produk Ekonomi Kreatif Tahun 2025 yang digelar di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Selasa (11/11/2025).
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Aryanto Husain, menyampaikan bahwa sektor ekonomi kreatif terus menunjukkan tren positif dan menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah. Menurutnya, kontribusi sektor ini tidak hanya memperkaya khazanah budaya dan warisan lokal, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing, serta memperkuat identitas Gorontalo di tingkat global.
“Ekonomi kreatif bukan sekadar soal produk, tapi tentang ide, inovasi, dan daya cipta yang bernilai ekonomi. Karena itu, strategi pemasaran yang terencana dan berbasis data sangat dibutuhkan agar produk Gorontalo bisa bersaing di pasar yang lebih luas,” kata Aryanto.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi Universitas Negeri Gorontalo serta praktisi dari Ruang 412 Business Incubator Jogjakarta. Forum ini diarahkan untuk merumuskan pendekatan pemasaran yang adaptif, dengan mengintegrasikan dinamika digital, inovasi promosi, serta penggunaan data yang terstruktur.
Aryanto berharap hasil kajian yang didiseminasikan dapat menjadi rujukan bersama dalam penyusunan program, kebijakan, dan strategi promosi produk ekonomi kreatif Gorontalo ke depan. Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas pihak agar penguatan sektor ini berjalan efektif.
Selain penyusunan dokumen, inisiatif tersebut diharapkan menjadi ruang pertemuan berbagai pemangku kepentingan untuk membangun kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku UMKM, dan komunitas kreatif.

