BERITA TERKINI
Geely Auto Indonesia Bidik TKDN 60% pada 2026, Perluas Portofolio hingga Segmen Premium

Geely Auto Indonesia Bidik TKDN 60% pada 2026, Perluas Portofolio hingga Segmen Premium

Geely Auto Indonesia menyiapkan strategi pertumbuhan pada 2026 dengan fokus pada inovasi produk, peningkatan kapasitas produksi lokal, serta perluasan infrastruktur layanan purnajual. Langkah ini disebut sebagai bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk memperkuat kehadirannya di industri otomotif Indonesia.

Vice President of Geely Automobile International Corporation, Evin Ye, mengatakan sejak kembali hadir di Indonesia pada awal 2025, Geely menjalankan sejumlah inisiatif strategis, termasuk peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Menurutnya, pada 2026 Geely menargetkan TKDN hingga 60% untuk produk yang dirakit secara lokal. Ia juga menyatakan Geely ingin menjadi merek otomotif asal Tiongkok dengan TKDN tertinggi di pasar Indonesia.

Dalam peta jalan produk 2026, Geely memasuki fase pertumbuhan baru dengan memperluas portofolio kendaraan. Salah satu langkah awal ditandai dengan pengumuman harga resmi Geely EX2. Sejak masa pre-booking dibuka pada November 2025, model ini disebut telah mencatat lebih dari 1.500 pemesanan, didorong oleh desain yang atraktif serta fungsi yang ditujukan untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.

Untuk memperkuat segmen otomotif premium, Geely turut mengumumkan rencana menghadirkan dua merek global di bawah Geely Holding, yakni ZEEKR dan Lynk & Co. Kehadiran keduanya diposisikan untuk memperluas pilihan kendaraan premium bagi konsumen Indonesia, sekaligus menegaskan peran Geely Holding dalam inovasi teknologi otomotif dan solusi mobilitas berkelanjutan.

Sejalan dengan strategi tersebut, Geely memperkuat ekosistem otomotif nasional melalui produksi lokal di fasilitas PT Handal Indonesia Motor, Purwakarta. Saat ini, Geely telah melakukan perakitan lokal untuk tiga model, yaitu Geely EX2, Geely EX5, dan Starray EM-i, dengan kapasitas produksi mencapai 60 unit kendaraan per hari.

Dari sisi distribusi dan layanan, Geely menargetkan perluasan jaringan diler resmi hingga 80 lokasi pada 2026. Hingga kini, tercatat 35 diler telah beroperasi di sejumlah wilayah, meliputi Jabodetabek, Pulau Jawa, Sumatera, Kepulauan Riau, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi.

Geely juga berencana meluncurkan program layanan purnajual “Geely Care+” yang mengusung filosofi user-first. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan berstandar global serta dukungan layanan yang andal bagi pelanggan di Indonesia.

Perusahaan memandang 2026 sebagai tahun akselerasi untuk membangun ekosistem otomotif yang berkelanjutan. Melalui penguatan produksi lokal, peningkatan TKDN, serta pengembangan jaringan layanan, Geely menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional.