Chief Investment Officer (CIO) DBS mengingatkan bahwa prospek pasar global masih berada di bawah tekanan, seiring meningkatnya risiko geopolitik dan ketidakpastian terkait kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed).
Dalam kondisi tersebut, investor didorong untuk mengurangi eksposur pada aset-aset yang dinilai sudah terlalu padat (crowded trades). Sebagai alternatif, investor disarankan mempertimbangkan pergeseran alokasi ke pasar negara berkembang serta Jepang.