Bursa saham Eropa ditutup menguat pada perdagangan Jumat (6/2) seiring investor mencermati laporan kinerja keuangan sejumlah perusahaan besar, sambil menimbang dampak kejatuhan saham-saham terkait kecerdasan buatan (AI).
Mengutip Reuters, indeks Stoxx 600 naik 0,9% ke level 617,12. Secara mingguan, indeks tersebut mencatat kenaikan sekitar 1%, meski pergerakan pasar sempat berfluktuasi dipengaruhi laporan korporasi dan keputusan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB).
Di sisi lain, saham Stellantis mengalami tekanan tajam dan mencatat penurunan harian terbesar sepanjang sejarah. Pelemahan ini turut menyeret sektor otomotif secara lebih luas. Tekanan pada Stellantis terjadi setelah perusahaan pada paruh kedua tahun lalu terdampak penyesuaian rencana pengembangan kendaraan listrik dan membukukan biaya sekitar €22,2 miliar.
Berbanding terbalik, saham sektor pertahanan menguat. Kongsberg menjadi salah satu penggerak setelah melaporkan kenaikan laba operasional kuartal keempat yang melampaui ekspektasi pasar. Perusahaan juga mengantongi kontrak sistem senjata jarak jauh dari Jerman dan Swedia.
Sepanjang pekan, sentimen pasar sempat tertekan oleh aksi jual mengejutkan pada saham teknologi dan media. Investor global juga terus menilai dampak kemunculan teknologi AI terbaru yang dinilai dapat memperketat persaingan bagi perusahaan perangkat lunak konvensional.
Analis BNP Paribas Asset Management, Sophie Huynh, mengatakan pasar global sedang menilai perbedaan kinerja antara sektor perangkat lunak dan perangkat keras di Amerika Serikat. Menurutnya, peningkatan permintaan terhadap perangkat keras seperti memori justru menciptakan tantangan bagi perusahaan perangkat lunak, dan ketidakpastian tersebut mulai merembet ke pasar global.
Dari Jerman, tekanan tambahan datang dari data ekonomi yang menunjukkan produksi industri pada Desember turun lebih dalam dari perkiraan. Kondisi ini meredam harapan pemulihan sektor industri terbesar di Eropa.

