BERITA TERKINI
Bupati Gunung Mas Buka Pelatihan SIMKU GKE di Kuala Kurun untuk Dorong Transparansi Keuangan Gereja

Bupati Gunung Mas Buka Pelatihan SIMKU GKE di Kuala Kurun untuk Dorong Transparansi Keuangan Gereja

Kabupaten Gunung Mas memulai langkah digitalisasi tata kelola keuangan gereja melalui pelatihan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Keuangan (SIMKU) GKE. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, yang juga menjabat Ketua Perwakilan Majelis Umum (PMU) Sinode GKE Wilayah Gunung Mas.

Pelatihan berlangsung di Gedung Christian Center “Kalawa”, Kuala Kurun, Selasa (4/3/2025). Kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan efisiensi administrasi sekaligus memperkuat transparansi dan modernisasi pengelolaan keuangan di lingkungan GKE wilayah setempat.

Selain pelatihan, agenda juga dirangkaikan dengan Rapat Perwakilan Majelis Sinode GKE Wilayah Gunung Mas. Salah satu fokus pembahasan adalah koordinasi keberangkatan delegasi dari seluruh resort dan calon resort di wilayah Gunung Mas untuk menyukseskan Sinode Umum ke-XXV yang dijadwalkan berlangsung di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya.

“Kita ingin memastikan bahwa kontingen dari Gunung Mas tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga membawa kesiapan administrasi dan semangat yang solid dalam mengikuti Sinode Umum nanti,” ujar Jaya S. Monong di sela-sela rapat.

Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur pelayanan gereja, termasuk Ketua Resort dan Calon Resort se-Kabupaten Gunung Mas, bendahara dan operator resort, Ketua Jemaat Lingkungan, serta bendahara dan operator jemaat.

Dalam sambutannya, Jaya S. Monong menekankan pentingnya adaptasi teknologi dalam pelayanan gereja. Ia meminta peserta mengikuti pelatihan SIMKU secara sungguh-sungguh agar pemahaman terhadap aplikasi semakin kuat, sehingga dapat meminimalkan kesalahan manusia dan mendukung penyusunan laporan keuangan yang akuntabel serta real-time.

“Saya berharap penggunaan SIMKU ini tidak hanya menjadi beban administratif, melainkan alat bantu yang memudahkan para pelayan Tuhan dalam mempertanggungjawabkan setiap talenta yang dipercayakan, sehingga pelayanan kita semakin berdampak,” tutupnya.