PT Bank Riau Kepri (BRK) Syariah Tanjungpinang bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepulauan Riau menggelar kegiatan Gebyra Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) di Lapangan dan Aula MAN, Jalan Raja Ali Haji Km 4, Kota Tanjungpinang, Kamis (5/3/2026) pagi.
Acara dibuka dan diresmikan oleh Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza. Peresmian ditandai dengan memainkan alat musik kompang dan foto bersama murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) serta Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN).
Dalam sambutannya, Raja Ariza menyampaikan kondisi perekonomian Tanjungpinang dinilai belum cukup baik, salah satunya dipengaruhi peningkatan inflasi di beberapa sektor. “Karena ada beberapa sektor mengalami kenaikan ya,” ujarnya.
Ia juga menyinggung kondisi stabilitas politik dunia yang terganggu dan dikhawatirkan dapat mendorong kenaikan harga energi seperti minyak. “Mungkin akan mengalami kenaikan juga untuk energi, minyak, kita juga wanti-wanti,” ucapnya.
Menurut Raja Ariza, Ramadan merupakan bulan pendidikan, spiritual, kepedulian sosial, dan penguatan integritas. Nilai-nilai tersebut, kata dia, sejalan dengan prinsip perbankan dan keuangan syariah yang menekankan transparansi, keadilan, serta manfaat bagi umat.
Ia mengapresiasi peran BRK Syariah dan OJK dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah di tengah masyarakat, terutama di era transformasi digital. “Edukasi keuangan menjadi sangat penting agar masyarakat semakin cerdas memilih produk keuangan yang aman,” tuturnya.
Raja Ariza berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memahami manfaat layanan perbankan syariah. Pemerintah Kota Tanjungpinang juga berharap perbankan dan jasa keuangan di daerah itu dapat memperkuat kolaborasi ke depan. “Ibaratkan pepatah Melayu, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing,” katanya.
Sementara itu, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah, Fajar Restu Febriansyah, mengatakan GERAK Syariah dilaksanakan di tiga lokasi di Provinsi Kepulauan Riau, yakni Kota Batam, Kabupaten Karimun, dan Kota Tanjungpinang. “Ini tempat yang ketiga, sebelumnya di Kota Batam dan di Karimun,” ujarnya.
Fajar menyebut kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah, tidak hanya sebagai alternatif, tetapi juga sebagai solusi untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif, memperkuat UMKM, serta menghadirkan kesejahteraan yang berkeadilan. “Semoga masyarakat semakin memahami keuangan syariah, bukan hanya sebagai alternatif tetapi solusi,” ucapnya.
Dalam rangkaian kegiatan GERAK Syariah, BRK Syariah menyiapkan sejumlah agenda, di antaranya Kola (obrolan seputar keuangan syariah), Kurma (kompetisi keuangan syariah yang berisi beberapa perlombaan), serta program sembako murah.

