BERITA TERKINI
Bumi Resources Berencana Terbitkan Obligasi Rp780 Miliar dengan Kupon 9% dan Tenor 5 Tahun

Bumi Resources Berencana Terbitkan Obligasi Rp780 Miliar dengan Kupon 9% dan Tenor 5 Tahun

PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I BUMI Tahap III Tahun 2025 senilai Rp780 miliar. Penerbitan ini ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendanai ekspansi bisnis perseroan.

Berdasarkan prospektus yang dirilis di Jakarta, BUMI menawarkan obligasi dengan tingkat bunga tetap 9% per tahun dan tenor lima tahun sejak tanggal emisi. Penawaran ini merupakan bagian dari program Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan I BUMI dengan target penghimpunan dana hingga Rp5 triliun.

Pembayaran bunga dijadwalkan setiap tiga bulan sejak tanggal emisi. Bunga pertama akan dibayarkan pada 10 Maret 2026, sedangkan pembayaran bunga terakhir yang sekaligus menjadi waktu jatuh tempo obligasi dilakukan pada 10 Desember 2030.

Dalam rencana penggunaan dana, BUMI menyebut sekitar Rp340,8 miliar atau setara AUD31,47 juta akan dialokasikan untuk pengembangan bisnis, termasuk pemenuhan sebagian kewajiban pembayaran nilai akuisisi terhadap Jubilee Metals Limited. Selain itu, sekitar Rp333,6 miliar direncanakan untuk memenuhi kewajiban pembayaran uang muka atas rencana akuisisi PT Laman Mining.

Selanjutnya, sekitar Rp97,5 miliar atau setara AUD8,75 juta akan digunakan untuk pemberian pinjaman kepada anak usaha Wolfram Limited (WFL). Dana tersebut akan dimanfaatkan WFL untuk kebutuhan belanja modal serta modal kerja lanjutan pada 2026 hingga memasuki tahapan produksi.

Sejumlah perusahaan sekuritas ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi, yakni PT Mandiri Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, PT BCA Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, dan PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia. Adapun PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) bertindak sebagai wali amanat.

Masa penawaran umum dijadwalkan berlangsung pada 2–5 Desember 2025, dengan penjatahan pada 8 Desember 2025. Pengembalian uang pemesanan serta distribusi obligasi secara elektronik direncanakan pada 10 Desember 2025, sementara pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 11 Desember 2025.

Untuk surat utang jangka panjang, BUMI juga menyampaikan telah memperoleh pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dengan peringkat idA+ (Single A Plus).