BERITA TERKINI
Bukalapak Catat Laba Bersih Rp2,9 Triliun hingga September 2025, Saham Menguat

Bukalapak Catat Laba Bersih Rp2,9 Triliun hingga September 2025, Saham Menguat

PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mencatat pembalikan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang sembilan bulan pertama 2025. Perseroan membukukan laba bersih Rp2,9 triliun pada periode Januari–September 2025, berbalik arah dari rugi bersih Rp597 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan laba tersebut tidak hanya ditopang oleh kegiatan operasional inti. Bukalapak mencatat laba nilai investasi neto sebesar Rp2,32 triliun serta pendapatan keuangan Rp647,75 miliar.

Dari sisi pendapatan, Bukalapak membukukan Rp4,72 triliun, naik sekitar 39,03% secara tahunan (year-on-year/YoY). Kontributor terbesar berasal dari segmen gaming dengan pendapatan Rp3,85 triliun, disusul segmen online to offline dan ritel.

Pada posisi keuangan per 30 September 2025, Bukalapak memiliki total aset Rp26,14 triliun dengan ekuitas Rp25,29 triliun. Perseroan juga melaporkan likuiditas yang kuat, tercermin dari kas, setara kas, dan instrumen investasi likuid lainnya senilai Rp17,9 triliun.

Secara operasional, kinerja disebut stabil dengan margin kontribusi yang terjaga serta efisiensi pengelolaan biaya. EBITDA yang disesuaikan berada di level minus Rp18 miliar pada kuartal III/2025, menunjukkan tren stabil meski masih berada di area negatif.

Dari sisi pasar, saham BUKA ditutup menguat 0,60% ke level Rp160 pada perdagangan Selasa (28/10/2025). Secara year-to-date, saham ini telah naik 35,20%. Dari sisi valuasi, BUKA tercatat memiliki rasio price to book value (PBV) 0,69x dan price to earnings ratio (PER) 4,50x (annualized).