Bank Tabungan Negara (BTN) melaporkan dana segar sebesar Rp2,28 triliun yang diperoleh dari penerbitan obligasi telah digunakan seluruhnya hingga akhir 2025. Informasi ini disampaikan sebagai pembaruan mengenai realisasi pemanfaatan dana hasil penerbitan surat utang tersebut.
Dalam keterangannya, BTN menyebut penyerapan dana mencakup alokasi untuk kebutuhan proyek sosial serta penguatan permodalan. Namun, rincian pembagian alokasi per pos penggunaan tidak dijelaskan lebih lanjut dalam informasi yang tersedia.
Dengan terserapnya seluruh dana hasil obligasi, BTN menegaskan bahwa penggunaan dana telah mengikuti rencana pemanfaatan yang ditetapkan untuk periode hingga akhir 2025.

