PALANGKA RAYA – BPJS Ketenagakerjaan memastikan perlindungan bagi atlet yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalimantan Tengah 2026 di Kotawaringin Barat. Komitmen ini disampaikan dalam Chef de Mission (CdM) Meeting I pada Sabtu, 24 Januari 2026, oleh Rizki Anugerah selaku Account Representative Khusus BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palangka Raya.
Rizki menyatakan BPJS Ketenagakerjaan siap memberikan layanan bagi atlet dari seluruh daerah di Kalimantan Tengah selama penyelenggaraan Porprov. Perlindungan yang disiapkan mencakup dua program utama, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Menurutnya, JKK memberikan perlindungan sejak atlet melakukan perjalanan dari penginapan menuju venue pertandingan, selama bertanding, hingga kembali ke penginapan. Sementara itu, JKM berupa santunan tunai bagi ahli waris apabila atlet meninggal dunia selama masa kepesertaan maupun selama pelaksanaan event.
BPJS Ketenagakerjaan juga menjelaskan manfaat perlindungan yang dapat dirasakan langsung di lapangan. Apabila terjadi cedera, atlet dapat memperoleh biaya pengobatan tanpa batas, dengan perawatan medis di rumah sakit rekanan ditanggung sesuai kebutuhan medis. Selain itu, tersedia santunan tunai jika atlet mengalami cacat fungsi maupun cacat tetap akibat kecelakaan saat bertanding.
Ketua Harian KONI Kalimantan Tengah, Hasanuddin Noor, menilai integrasi perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dalam Porprov sebagai langkah penting. Ia menyebut tiga alasan utama, yakni mitigasi risiko cedera berat dalam olahraga prestasi, pemenuhan standar nasional agar pelaksanaan Porprov sejajar dengan event profesional setingkat PON, serta menciptakan ketenangan mental yang mendukung ekosistem olahraga lebih aman, bermartabat, dan berkelanjutan.
Hasanuddin menambahkan, keberhasilan perlindungan ini bergantung pada akurasi data atlet. Berdasarkan hasil Bimbingan Teknis (Bimtek), setiap kontingen diwajibkan memastikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atlet benar dan sesuai. Ke depan, sistem pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan disebut akan terintegrasi dengan sistem pendaftaran peserta Porprov secara digital agar verifikasi data lebih mudah dan perlindungan berjalan maksimal selama event berlangsung.

