BERITA TERKINI
BP Batam Susun Arah Ekonomi 2026, Perkuat Tata Kelola dan Percepatan Investasi

BP Batam Susun Arah Ekonomi 2026, Perkuat Tata Kelola dan Percepatan Investasi

BATAM — BP Batam menyiapkan langkah menuju 2026 dengan menata ulang strategi tata kelola dan arah kebijakan ekonomi. Dalam rapat koordinasi bersama Dewan Pengawas (Dewas) pada Jumat (31/10/2025), BP Batam membahas agenda strategis untuk memperkuat kinerja kelembagaan sekaligus mempercepat realisasi investasi.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan program dan kebijakan yang dijalankan BP Batam berjalan efektif serta memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Batam.

Sejumlah topik dibahas dalam rapat, mulai dari laporan realisasi target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan kinerja lembaga, perkembangan proyek Rempang Eco-City, hingga kesiapan implementasi tiga regulasi baru, yakni PP Nomor 25, PP Nomor 28, dan PP Nomor 47 Tahun 2025. Ketiga aturan itu disebut menjadi dasar penguatan tata kelola kelembagaan serta mendorong efektivitas kebijakan ekonomi di Batam.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, melaporkan realisasi investasi hingga Oktober 2025 mencapai Rp54,7 triliun atau 91,22 persen dari target Rp60 triliun. Ia menyampaikan bahwa Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Batam, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) menunjukkan tren peningkatan yang stabil.

“Kami tengah menyiapkan regulasi turunan dari peraturan pemerintah yang baru, agar iklim investasi tetap kondusif dan aman. Tahun 2026 akan menjadi momentum lompatan besar bagi Batam sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Amsakar.

Amsakar juga meminta arahan Dewan Pengawas agar seluruh indikator kinerja utama BP Batam dapat terealisasi optimal pada 2026. Salah satu fokus yang disampaikan adalah peningkatan realisasi PNBP melalui efisiensi tata kelola serta percepatan layanan investasi.

“Hasil rapat ini akan kami tindak lanjuti agar setiap unit kerja segera menyusun rencana aksi. Harapannya, pertumbuhan investasi dapat berkontribusi besar terhadap ekonomi Batam secara keseluruhan,” ujarnya.

BP Batam, lanjut Amsakar, berkomitmen memperkuat tata kelola, mengoptimalkan investasi, dan memastikan implementasi kebijakan baru berjalan efektif agar Batam terus tumbuh sebagai pusat ekonomi nasional yang berdaya saing tinggi.

Dalam rapat yang sama, Sekretaris Kemenko Perekonomian RI, Susiwijono Moegiarso, mengapresiasi kinerja BP Batam dalam mengoptimalkan potensi daerah untuk mendorong investasi. “Realisasi investasi Batam sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dengan kerja sama yang solid, kita bisa mendorong investasi yang lebih maksimal ke depan,” kata Susiwijono.

Anggota Dewan Pengawas BP Batam, Elen Setiadi, juga menilai pelaksanaan program BP Batam sepanjang 2025 berjalan baik dalam mendukung pertumbuhan investasi. Namun, ia mengingatkan perlunya pembenahan, terutama pada aspek pelayanan perizinan. “Kami yakin pelaksanaan program BP Batam sudah berjalan baik. Namun, ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian serius agar hasilnya semakin optimal,” ujar Elen.