Bitgo dan Susquehanna Crypto mengumumkan kemitraan yang membuka akses perdagangan over-the-counter (OTC) ke pasar prediksi bagi klien institusional. Pengumuman tersebut disampaikan pada Selasa di New York.
Melalui kerja sama ini, meja OTC Bitgo Prime dihubungkan dengan likuiditas yang disediakan Susquehanna Crypto. Kedua perusahaan menyebut pengaturan ini sebagai kerangka kerja tingkat institusional untuk memperdagangkan kontrak berbasis peristiwa.
Skema tersebut memungkinkan hedge fund, family office, serta individu dengan kekayaan bersih sangat tinggi memanfaatkan jaminan kripto atau stablecoin yang sudah tersimpan di platform Bitgo untuk mengakses likuiditas pasar prediksi. Dengan demikian, institusi tidak perlu melikuidasi posisi aset digital mereka hanya untuk mendanai perdagangan.
Dalam pengaturan baru ini, perdagangan dieksekusi secara bilateral dengan Bitgo, sementara Susquehanna Crypto menyediakan likuiditas untuk kontrak peristiwa yang dinilai relatif likuid, umumnya bernilai US$100.000 atau lebih.
Pasar prediksi kerap digunakan untuk membaca peluang berbagai peristiwa dunia nyata, mulai dari pemilihan umum hingga hasil ekonomi. Namun, partisipasi institusional dinilai masih tertinggal karena keterbatasan infrastruktur, termasuk aspek penyimpanan, jaminan, dan eksekusi transaksi.
Kemitraan Bitgo dan Susquehanna Crypto menargetkan celah tersebut dengan menggabungkan layanan kustodian dan platform perdagangan Bitgo dengan kemampuan pembuat pasar Susquehanna Crypto. Alur kerja yang ditawarkan diklaim menyerupai praktik di pasar derivatif tradisional.
Transaksi disusun menggunakan dokumentasi derivatif standar, termasuk konfirmasi opsi biner dan kontrak peristiwa, dengan tujuan menyelaraskan proses perdagangan dengan praktik manajemen risiko serta onboarding institusional yang lazim.
Kepala perdagangan global Bitgo, Matt Ballensweig, mengatakan pasar prediksi telah berkembang menjadi alat penentuan harga yang relevan, tetapi masih kekurangan akses institusional yang mulus. Ia menyebut penawaran ini dirancang agar klien dapat mengakses likuiditas melalui eksekusi OTC bilateral dan kerangka jaminan aset digital untuk penggunaan institusional, dengan jaminan berupa USD, stablecoin, BTC, atau kripto lain untuk memperdagangkan kontrak terdaftar senilai US$100.000 atau lebih.
CEO Susquehanna Crypto, Chase Lax, menyebut langkah tersebut sebagai perluasan alami dari aktivitas perusahaan di pasar berbasis peristiwa. Ia juga menilai pasar prediksi semakin dipandang sebagai kelas aset institusional yang sah.
Peluncuran ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas, ketika pasar prediksi disebut tidak lagi semata arena ritel dan mulai bergerak menuju standar infrastruktur yang diharapkan pelaku perdagangan profesional, khususnya bagi institusi yang menginginkan mekanisme perdagangan tanpa harus mengandalkan aplikasi konsumen atau melikuidasi posisi aset digital untuk mengambil eksposur pada hasil makro.