PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA kembali menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) setelah dinobatkan sebagai Mitra Distribusi Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Ritel Terbaik tahun 2025. Penghargaan ini mencerminkan peran BCA sebagai Mitra Distribusi (Midis) dalam memperluas akses investasi dan mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu RI, Suminto, kepada Senior Vice President (SVP) Wealth Management BCA, Dessy Nathalia, di Jakarta pada awal Maret 2026.
Dalam keterangan tertulis yang dikutip Kamis, 19 Maret 2026, Dessy menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima. Ia menyebut pengakuan itu menjadi dorongan bagi BCA untuk terus memperluas akses dan edukasi investasi bagi masyarakat Indonesia demi perencanaan keuangan yang lebih baik.
Dessy juga menilai SBSN sebagai instrumen investasi yang aman, memberikan passive income, serta mudah dijangkau sehingga dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat dalam membangun kebiasaan investasi yang sehat.
Hingga akhir Desember 2025, minat masyarakat untuk berinvestasi melalui BCA disebut terus tumbuh. Jumlah investor yang bertransaksi di BCA meningkat lebih dari 19% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy). Sepanjang 2025, BCA juga memfasilitasi penjualan empat seri SBSN ritel di pasar perdana dengan nilai transaksi lebih dari Rp20 triliun.
Menurut BCA, capaian tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kemudahan akses instrumen investasi negara melalui ekosistem layanan BCA. Sebagai Midis Kemenkeu RI, BCA menyatakan komitmennya untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam investasi SBSN melalui layanan yang ringkas dan terintegrasi.
Pemesanan SBSN ritel di pasar perdana dapat dilakukan melalui fitur investasi pada aplikasi myBCA atau KlikBCA Individu. Sementara itu, transaksi SBSN di pasar sekunder tersedia melalui fitur investasi di myBCA maupun di kantor cabang BCA yang melayani transaksi obligasi.
Di akhir pernyataannya, Dessy menyampaikan terima kasih atas kepercayaan nasabah yang berinvestasi melalui BCA. Ia menegaskan BCA akan melanjutkan komitmen untuk memperkuat literasi keuangan dan memastikan layanan investasi semakin inklusif bagi berbagai segmen masyarakat. Dessy juga menyebut partisipasi publik dalam instrumen SBSN sebagai elemen penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional.