BERITA TERKINI
BBWSC3 Sosialisasikan Proyek KSCS Paket I di Tiga Desa, Warga Diminta Dukung Target Selesai 2027

BBWSC3 Sosialisasikan Proyek KSCS Paket I di Tiga Desa, Warga Diminta Dukung Target Selesai 2027

Lebak—Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3), Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum, bersama penyedia jasa konstruksi PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Basuki Rahmanta Putra, dan CK Solution Co., Ltd Joint Venture menggelar sosialisasi pelaksanaan pekerjaan Construction of Karian Dam–Serpong Water Conveyance System (KSCS) Project Package I pada 17–19 Desember 2025.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di tiga desa lokasi pekerjaan, yakni Desa Sajira, Mekarsari, dan Cidadap. Dalam pertemuan tersebut, pihak pelaksana menyampaikan secara terbuka tahapan pelaksanaan konstruksi, potensi dampak selama pekerjaan berlangsung, serta manfaat pembangunan infrastruktur kepada warga dan aparat desa setempat.

Pejabat Pembuat Komitmen Air Tanah dan Air Baku (PPK ATAB II) BBWS C3, Teguh Mulia Aribawa, mengatakan sosialisasi penting untuk memastikan seluruh pihak memperoleh informasi yang akurat mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan. Ia juga meminta dukungan masyarakat agar proyek berjalan lancar dan selesai sesuai target.

“Kami mohon dukungan dari seluruh pihak agar proyek ini dapat berjalan lancar, selesai tepat waktu tanpa kendala, dan mencapai target penyelesaian pada tahun 2027,” kata Teguh.

Lingkup pekerjaan KSCS Project Package I meliputi pembangunan booster pump station, surge tank, serta pipa utama jaringan transmisi air baku. Infrastruktur ini dirancang untuk menyalurkan air dari Bendungan Karian guna memenuhi kebutuhan air rumah tangga, perkotaan, dan kawasan industri dengan wilayah layanan Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bogor, dan Jakarta Barat.

Selain pemaparan rencana kerja, warga yang hadir diberi kesempatan berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan, saran, maupun masukan terkait rencana pelaksanaan konstruksi. Dialog tersebut digunakan untuk klarifikasi hal-hal teknis di lapangan dan potensi dampak yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung.

Kepala Desa Sajira, Madyudin, menyampaikan harapannya agar pembangunan dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekitar, terutama melalui penyerapan tenaga kerja dan pemberdayaan warga lokal.

“Saya berharap perputaran ekonomi dapat meningkat, terutama melalui penyerapan tenaga kerja serta pemberdayaan masyarakat lokal,” ujarnya.

Harapan itu disambut PPK ATAB II Teguh dan Pimpinan Proyek dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Hadi. Keduanya menekankan bahwa partisipasi masyarakat sekitar menjadi bagian penting untuk mendukung kelancaran kegiatan konstruksi.

Teguh juga menyampaikan bahwa potensi gangguan kenyamanan selama pekerjaan akan diminimalkan melalui penyesuaian metode kerja. Salah satu upaya yang disebutkan adalah penerapan metode jacking (pengeboran) pada pemasangan pipa untuk mengurangi kebisingan serta meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Sosialisasi ini turut dihadiri Kepala Desa Mekarsari Ahmad Sanwani, Kepala Desa Pasir Kembang M. Zakaria, Kepala Desa Padasuka Dudi Ridwan Hududi, Kepala Desa Cidadap Lomri, Camat Curugbitung Endang Subrata, Paurpam Dodiklatpur Letda Inf. Fromen Luarmase, Danramil dan Kapolsek setempat, serta tim konsultan supervisi.