Pada pagi 25 Januari, Cabang Regional 8 Bank Negara Vietnam bersama Bank Koperasi Vietnam menggelar konferensi untuk menetapkan pelaksanaan tugas tahun 2026 bagi Dana Kredit Rakyat (KPR) di Wilayah 8 yang mencakup Ha Tinh, Nghe An, dan Quang Tri. Dalam kegiatan tersebut, ketiga pihak—Cabang Regional 8 Bank Negara Vietnam, Bank Koperasi Vietnam, serta cabang-cabang Asuransi Simpanan—juga menandatangani perjanjian kerja sama terkait pengelolaan KPR.
Konferensi dihadiri Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Nguyen Thi Nguyet, pimpinan sejumlah departemen dan instansi dari tiga provinsi, serta perwakilan dari Cabang Regional 8 Bank Negara Vietnam, Bank Koperasi Vietnam, dan Perusahaan Asuransi Simpanan Vietnam.
Di tiga provinsi tersebut tercatat 126 KPR berlisensi untuk didirikan dan beroperasi, dengan total 311.861 anggota. Jumlah anggota ini meningkat 9.459 orang dibandingkan tahun 2024.
Pada 2025, sistem KPR di Nghe An, Ha Tinh, dan Quang Tri dilaporkan beroperasi stabil, aman, dan efektif. Per 31 Desember 2025, total modal operasional mencapai VND 30.184,74 miliar, naik VND 2.725,67 miliar dibandingkan akhir 2024. Dari total itu, dana yang dimobilisasi mencapai VND 26.972 miliar atau hampir 90% dari total modal. Sementara itu, total saldo pinjaman yang beredar tercatat VND 22.876,39 miliar.
Dari sisi kualitas kredit, proses penilaian disebut terus ditingkatkan dengan penekanan pada pemberian pinjaman dengan jaminan. Rasio kredit macet di seluruh wilayah tercatat 0,58%, lebih rendah dari rata-rata industri perbankan regional. Sepanjang tahun tersebut, kredit macet senilai VND 83 miliar berhasil diselesaikan.
Untuk kinerja usaha, pada 2025 seluruh KPR di wilayah itu dilaporkan mencetak keuntungan. Selisih pendapatan dan pengeluaran di seluruh sistem KPR pada tiga provinsi mencapai VND 228,35 miliar. Pada periode yang sama, sistem KPR juga menyumbang hampir VND 44 miliar ke anggaran negara, menciptakan lapangan kerja bagi sekitar 1.950 pekerja lokal, serta berkontribusi VND 7,89 miliar untuk kesejahteraan sosial.
Di Provinsi Ha Tinh, terdapat 32 lembaga KPR dengan 65.885 anggota. Modal operasional di provinsi ini mencapai VND 7.055 miliar, sedangkan pinjaman beredar VND 5.882 miliar. Rasio kredit macet dinyatakan masih dalam batas yang dapat diterima, dengan total kredit macet per 31 Desember 2025 sebesar VND 7,12 miliar atau 0,12% dari total pinjaman beredar.
Memasuki 2026, Cabang Regional 8 Bank Negara Vietnam, cabang-cabang Perusahaan Asuransi Simpanan Vietnam, serta Bank Koperasi Vietnam akan melanjutkan koordinasi untuk mengawasi operasional dan mendorong pembangunan berkelanjutan KPR sesuai tujuan dan prinsip model lembaga kredit koperasi. KPR juga diarahkan untuk fokus pada operasi yang aman, peningkatan kualitas kredit, penguatan peran dalam pembangunan ekonomi pedesaan, dan menekan praktik pinjaman ilegal.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi Nguyen Thi Nguyet menyampaikan apresiasi atas upaya dan capaian sistem KPR yang dinilai berkontribusi terhadap pembangunan sosial-ekonomi. Ia meminta agar ke depan KPR mengikuti orientasi dan arahan Bank Negara Vietnam, lembaga terkait, serta komite Partai dan pemerintah daerah. Ia juga menekankan perlunya pelaksanaan efektif Proyek Konsolidasi dan Pengembangan Sistem Dana Kredit Rakyat hingga tahun 2020 dengan visi hingga 2030, penguatan disiplin operasional, peningkatan kualitas kepemimpinan dan staf, serta dorongan penerapan teknologi, transformasi digital, modernisasi operasional, dan peningkatan kualitas layanan serta daya saing.
Cabang Regional 8 Bank Negara Vietnam diminta terus menjalankan fungsi manajemen negara melalui penguatan inspeksi, pemeriksaan, dan pengawasan untuk mendeteksi serta menangani kekurangan dan risiko, sehingga sistem beroperasi aman, sehat, dan sesuai prinsip. Cabang ini juga akan berkoordinasi dengan unit terkait dalam pelaksanaan tugas sesuai Arahan 06/CT-TTg dan ketentuan hukum lain, sekaligus menjadi penghubung antara KPR dan pemerintah daerah di tiga provinsi agar informasi kegiatan KPR tersampaikan dan kendala operasional dapat segera ditangani.
Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi juga meminta departemen, lembaga, dan pemerintah daerah di Ha Tinh untuk menerima, mempelajari, serta menangani rekomendasi dari Bank Negara Vietnam Cabang Wilayah 8, dan terus menciptakan kondisi yang mendukung operasional KPR.
Di akhir konferensi, para pemimpin Cabang Regional 8 Bank Negara Vietnam, Bank Koperasi Vietnam, Cabang Asuransi Simpanan di wilayah Tengah Utara, serta cabang di Kota Da Nang menandatangani perjanjian kerja sama pengelolaan dana kredit rakyat di wilayah tersebut.

