PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) atau Asuransi MAG berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) dengan jumlah maksimal 237,19 juta saham. Periode buyback direncanakan berlangsung pada 26 Januari 2026 hingga 26 April 2026, dengan dana yang disiapkan paling banyak Rp90,15 miliar.
Presiden Direktur AMAG Pankaj Oberoi menyatakan perseroan memperkirakan aksi buyback beserta dampak biaya pembiayaannya tidak akan mengakibatkan penurunan pendapatan. Pernyataan itu disampaikan dalam keterbukaan informasi.
Dalam pelaksanaannya, perseroan menetapkan batas maksimum harga buyback sebesar Rp420 per saham. Batas tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan perseroan, atau dapat mengacu pada harga buku maupun harga yang dinilai wajar dan layak oleh direksi.
Oberoi menambahkan, buyback diharapkan dapat membuat harga saham perseroan lebih stabil di masa mendatang dan memberikan dampak positif bagi pemegang saham.
Jumlah saham yang dibeli kembali disebut tidak akan melebihi 20% dari modal disetor. Perseroan juga menyampaikan ketentuan bahwa sedikitnya 7,5% dari modal disetor dalam bentuk saham beredar harus tetap dimiliki masyarakat (publik).
Untuk mendukung pelaksanaan aksi korporasi ini, AMAG menggandeng PT CGS Internasional Sekuritas Indonesia (YU) sebagai pihak perantara.
Dalam proyeksi, buyback berpotensi menurunkan laba per saham menjadi Rp34,74 per saham dari Rp46,15 per saham per 31 Desember 2024. Proyeksi tersebut mengacu pada rencana bisnis 2025 yang telah diperbarui sesuai PSK 117.
Perseroan juga menyatakan penggunaan kas sebagai sumber pendanaan buyback tidak akan mempengaruhi kegiatan usaha dan operasional, karena AMAG disebut memiliki modal kerja yang cukup untuk menjalankan bisnis perasuransiannya.
Sebelumnya pada 2025, AMAG pernah melakukan buyback saham pada periode 23 Oktober 2025 hingga 23 Januari 2026 dengan jumlah 237,19 juta saham dan dana Rp90,15 miliar yang bersumber dari kas perseroan. AMAG juga pernah membatalkan rencana buyback yang diumumkan pada 8 April 2025, yang sedianya dilaksanakan pada 30 April 2025 sebanyak 187,46 unit dengan dana maksimal Rp62,5 miliar.
Adapun harga saham AMAG pada perdagangan awal tahun hingga 23 Januari 2026 (year to date) tercatat naik 3,54% menjadi Rp410.

