BERITA TERKINI
54 Lulusan FEB Unikama Jalani Yudisium, Dekan Tekankan Integritas dan Kekuatan Nilai Lokal di Era Global

54 Lulusan FEB Unikama Jalani Yudisium, Dekan Tekankan Integritas dan Kekuatan Nilai Lokal di Era Global

Sebanyak 54 mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (FEB Unikama) mengikuti prosesi yudisium Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di Ruang Abdoel Radjab Unikama, Jumat, 27 Februari 2026. Agenda ini menjadi penanda kelulusan sekaligus momentum bagi para lulusan untuk meneguhkan nilai lokal dalam menghadapi persaingan global.

Dari total peserta yudisium, dua lulusan berasal dari Program Studi Pendidikan Ekonomi, sembilan dari Akuntansi, dan 43 dari Manajemen. Sejumlah mahasiswa juga mencatatkan capaian akademik menonjol, di antaranya Ega Kurniawan dari Pendidikan Ekonomi dengan IPK 3,69, Maria Norbertha Fatlolon dari Akuntansi dengan IPK 3,86, serta Nur Avidah dari Manajemen dengan IPK 3,87.

Dekan FEB Unikama, Dr. Rita Indah Mustikowati, S.E., M.M., dalam sambutannya menekankan pentingnya fondasi lokal yang kuat sebagai bekal menghadapi dinamika ekonomi global. Ia menyebut integritas, kearifan lokal, kepedulian sosial, dan budaya kolaboratif sebagai nilai inti yang ditanamkan kepada mahasiswa.

“Nilai-nilai integritas, kearifan lokal, kepedulian sosial, dan semangat kolaborasi merupakan DNA lulusan FEB Unikama yang menjadi fondasi dalam membangun kepemimpinan ekonomi dan bisnis yang berkelanjutan,” ujar Rita.

Menurutnya, inovasi dan daya saing tidak harus dibangun dengan meninggalkan jati diri. Ia menilai akar budaya dan nilai lokal justru dapat menjadi pembeda yang membentuk karakter, etika, dan kompetensi lulusan di tengah kompetisi yang semakin ketat.

Rita juga menyoroti kebutuhan dunia kerja yang kini tidak hanya menuntut kecerdasan akademik, tetapi juga etika, kemampuan beradaptasi terhadap transformasi digital, kecakapan membaca peluang pasar, serta keberanian berwirausaha. Karena itu, ia menyampaikan bahwa FEB Unikama terus menyelaraskan kurikulum dengan perkembangan industri, memperluas kemitraan dengan dunia usaha, dan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam pembelajaran.

“FEB UNIKAMA berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya job seeker, tetapi job creator dan solution maker bagi masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Rita berpesan agar para alumni menjaga nama baik almamater di berbagai sektor, baik swasta maupun publik. Ia menilai keberhasilan lulusan akan turut mencerminkan kualitas institusi yang membina mereka. “Keberhasilan Anda akan menjadi cerminan keberhasilan institusi ini. Ketika Anda mampu menciptakan dampak ekonomi yang inklusif, membangun bisnis yang beretika, dan berkontribusi pada masyarakat yang berkelanjutan, saat itulah nilai FEB UNIKAMA hadir secara nyata di tingkat nasional dan global,” katanya.

Suasana haru turut mewarnai acara saat perwakilan lulusan, Maria Norbertha Fatlolon, menyampaikan pidato. Ia menuturkan bahwa proses akademik yang dijalani telah membentuk pola pikir yang sistematis dan kritis untuk menghadapi tantangan dunia nyata.

“Kita dibekali ilmu, keterampilan, serta pola pikir kritis untuk menghadapi tantangan dunia nyata,” ujar Maria.

Maria juga mengajak rekan-rekannya menjaga solidaritas dan ikatan dengan fakultas, serta menyampaikan apresiasi kepada dosen, tenaga kependidikan, dan keluarga yang mendampingi hingga kelulusan. “Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkati setiap langkah dan usaha kita ke depan,” pungkasnya.

Melalui yudisium ini, FEB Unikama menegaskan harapan agar para lulusan tidak hanya siap memasuki dunia profesional, tetapi juga mampu menciptakan peluang, memimpin dengan etika, serta membawa nilai-nilai lokal ke ruang yang lebih luas.