BERITA TERKINI
Wali Kota Ambon Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan di Era Digital saat Peluncuran Aplikasi Tring Pegadaian

Wali Kota Ambon Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan di Era Digital saat Peluncuran Aplikasi Tring Pegadaian

AMBON—Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan pentingnya peningkatan literasi dan kecerdasan keuangan masyarakat di tengah perkembangan teknologi digital. Pesan itu disampaikannya dalam sambutan pada peluncuran Aplikasi Tring Pegadaian di Pattimura Park, Jumat (30/1/2026).

Menurut Bodewin, transformasi digital telah mengubah pola transaksi dan pengelolaan keuangan. Akses layanan keuangan kini semakin mudah karena tidak lagi dibatasi ruang dan waktu.

Namun, ia mengingatkan kemudahan tersebut perlu diimbangi pemahaman yang memadai agar masyarakat tidak terjerumus dalam berbagai risiko. “Tanpa literasi keuangan yang baik, masyarakat justru rentan terhadap investasi bodong, pinjaman ilegal, hingga berbagai praktik keuangan digital yang merugikan,” tegasnya.

Bodewin menyebut tingkat inklusi dan literasi keuangan di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Meski begitu, ia menilai tantangan masih besar, terutama di wilayah kepulauan dan kawasan Timur Indonesia, termasuk Maluku.

Ia berharap kehadiran Aplikasi Tring Pegadaian dapat membantu menjembatani kesenjangan akses layanan keuangan melalui kemudahan bertransaksi serta membuka peluang investasi yang aman, terjangkau, dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyoroti sejumlah isu yang berkembang di dunia keuangan dan investasi, seperti maraknya penipuan berkedok investasi digital, fenomena fear of missing out (FOMO) terhadap tren investasi tanpa pemahaman risiko, rendahnya pengetahuan masyarakat tentang produk investasi legal, serta kuatnya pola konsumtif dibanding budaya produktif dan investasi jangka panjang.

“Edukasi investasi harus diarahkan pada nilai dasar. Investasi bukan soal cepat kaya, tetapi tentang perencanaan masa depan yang berkelanjutan dan berdampak pada kesejahteraan keluarga serta produktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Atas nama Pemerintah Kota Ambon, Bodewin menyampaikan apresiasi kepada PT Pegadaian Area Ambon atas terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk peluncuran dan penguatan penggunaan Aplikasi Tring.

Ia menilai Pegadaian melalui produk dan inovasi digital memiliki posisi strategis sebagai agen literasi keuangan, khususnya di Kota Ambon. Menurutnya, peningkatan pemahaman keuangan masyarakat berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Ketika masyarakat melek finansial dan investasi, daya beli menjadi sehat, pola konsumsi lebih produktif, dan ketahanan sosial ekonomi semakin kuat. Inilah hubungan langsung antara literasi keuangan, stabilitas ekonomi, dan pembangunan daerah,” jelasnya.

Bodewin juga mengajak PT Pegadaian memperluas program literasi finansial hingga menjangkau sekolah, kampus, komunitas, dan lingkungan masyarakat di Kota Ambon, serta membangun budaya menabung dan berinvestasi, termasuk melalui produk tabungan emas Pegadaian.

Ia turut berbagi pengalaman dan mendorong masyarakat untuk mulai berinvestasi sejak dini sebagai bagian dari persiapan masa depan. “Bukan hanya hari ini kita butuh sesuatu, tapi masa depan juga membutuhkan perencanaan. Jika kita memahami investasi dan layanan keuangan digital, kita bisa mulai menyiapkan masa depan sejak sekarang agar tidak tertinggal,” ungkapnya.