Jakarta – Aktivitas belanja masyarakat pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) diproyeksikan mendorong lonjakan transaksi digital. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menargetkan total belanja masyarakat mencapai Rp120 triliun selama masa libur tersebut.
Di tengah meningkatnya transaksi, pengguna layanan keuangan digital diingatkan untuk mewaspadai risiko penipuan siber, seperti scam dan phishing. Dana Indonesia membagikan sejumlah langkah yang dapat dilakukan pengguna untuk menjaga keamanan dompet digital selama momen liburan.
1. Jaga kerahasiaan PIN dan OTP
Pengguna diminta memperlakukan PIN dan OTP layaknya kunci rumah, karena keduanya menjadi akses utama ke akun dompet digital. Dana menegaskan lembaga tepercaya tidak akan meminta PIN maupun OTP.
“Selalu waspada terhadap setiap permintaan OTP atau akses yang masuk. Jika kamu tidak sedang login atau melakukan transaksi apapun, segera abaikan kode, logout dari semua perangkat, atau ubah PIN, sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujar VP of Technical Operations Dana Indonesia, Zikry Zakiyulfuyadi.
2. Periksa ulang detail transaksi
Di tengah kesibukan Nataru, pengguna diimbau tetap teliti saat memasukkan nomor tujuan, nama penerima, dan nominal transaksi agar tidak terjadi kesalahan pengiriman.
Zikry juga menyarankan pengguna memanfaatkan fitur Smart Friction di aplikasi DANA, yaitu konfirmasi tambahan yang mengharuskan pengguna memastikan kembali tujuan transfer sebelum bertransaksi ke nomor yang dinilai mencurigakan.
3. Hindari Wi-Fi publik saat bertransaksi
Dana mengingatkan transaksi keuangan sebaiknya tidak dilakukan melalui jaringan Wi-Fi umum, seperti di restoran, kafe, atau tempat publik, karena berisiko terhadap serangan malware maupun penyadapan. Pengguna disarankan memakai jaringan pribadi atau paket data. Jika terpaksa menggunakan Wi-Fi umum, hindari mengakses aplikasi atau situs yang menyimpan data penting.
4. Aktifkan autentikasi multi faktor (MFA)
Autentikasi multi faktor disebut dapat menambah lapisan perlindungan agar akun tidak mudah diakses pihak yang tidak berwenang. Untuk pengguna DANA, Zikry menyarankan mengecek fitur DANA Protection dan mengikuti rekomendasi keamanan yang tersedia, seperti penggunaan PIN dan Passkey—fitur keamanan yang memanfaatkan kredensial digital yang tersimpan aman di perangkat dan terhubung dengan akun Google atau Apple.
Dengan peningkatan transaksi yang diperkirakan terjadi selama Nataru, pengguna diimbau lebih waspada dan menerapkan langkah-langkah pengamanan dasar agar aktivitas pembayaran dan transfer tetap aman.

