PT Surveyor Indonesia (Persero) mengambil langkah strategis dengan memperkuat peran pimpinan keuangan dan transformasi guna menjaga pertumbuhan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global yang dinilai penuh ketidakpastian. Perusahaan menilai situasi saat ini menuntut organisasi tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga lincah dalam menangkap peluang.
Direktur Transformasi, Sumber Daya Manusia & Umum PT Surveyor Indonesia (Persero) Evi Afiatin, dalam keterangan pers yang dirilis Minggu (1/3/2026), menekankan bahwa transformasi harus berfokus pada pelaksanaan. Menurutnya, tantangan utama bukan pada perumusan visi, melainkan pada eksekusi strategi agar dapat diterjemahkan menjadi sistem, disiplin tata kelola, serta perilaku organisasi yang konsisten.
Evi juga menyampaikan bahwa dalam forum nasional Indonesia Best CEO & CFO 2025, peran chief financial officer (CFO) dan pimpinan transformasi disebut telah berkembang. Mereka tidak lagi terbatas pada fungsi pengendalian dan pelaporan keuangan, melainkan memegang peran kunci dalam membentuk ketahanan organisasi sekaligus memastikan kesiapan perusahaan untuk menangkap peluang.
Di Surveyor Indonesia, penguatan peran tersebut diterapkan secara menyeluruh melalui penguatan tata kelola, manajemen perubahan, hingga transformasi modal manusia. Arah kebijakan ini ditujukan untuk membangun talenta yang dinilai mampu menjawab tantangan di industri Testing, Inspection, Certification & Consulting (TICC).
Evi menekankan pentingnya keseimbangan antara kelincahan (agility) dan tata kelola (governance). Penguatan likuiditas dan disiplin dalam alokasi modal, kata dia, tidak dimaksudkan untuk memperlambat gerak perusahaan, melainkan menjadi pengaman agar organisasi dapat melangkah lebih percaya diri. Integrasi manajemen risiko yang kuat juga disebut memungkinkan pengambilan keputusan strategis yang lebih cepat di berbagai lini bisnis.
Saat ini, Surveyor Indonesia melayani sejumlah sektor, antara lain infrastruktur, transportasi, serta layanan verifikasi emisi karbon dan pemeriksaan tingkat komponen dalam negeri. Perusahaan yang berdiri pada 1 Agustus 1991 dan merupakan bagian dari IDSurvey ini menyatakan terus mengoptimalkan fungsi operasional secara end-to-end dengan dukungan 11 kantor cabang dan jaringan laboratorium di seluruh Indonesia. Transformasi tersebut diarahkan untuk memberikan dampak nyata bagi industri dan masyarakat.
Di sisi lain, perusahaan menyatakan tetap konsisten menggarap sektor-sektor strategis, termasuk layanan untuk minyak dan gas, energi baru terbarukan, serta komoditas seperti batu bara dan mineral dengan pengerjaan per barrel maupun satuan teknis lainnya. Ke depan, Surveyor Indonesia berkomitmen mengakselerasi transformasi melalui integrasi strategi dan proses bisnis yang transparan, sejalan dengan visinya menjadi institusi assurance yang terpercaya dan adaptif terhadap perubahan global, termasuk dalam menghadapi tantangan ekonomi pada kuartal I 2025 dan periode berikutnya.
Rincian strategi transformasi tersebut disampaikan melalui keterangan pers resmi yang dirilis pada Minggu, 1 Maret 2026.

