BERITA TERKINI
Survei BI: Permintaan Kredit Naik di Akhir 2025, Laju Pertumbuhan Diperkirakan Melambat pada Awal 2026

Survei BI: Permintaan Kredit Naik di Akhir 2025, Laju Pertumbuhan Diperkirakan Melambat pada Awal 2026

Penyaluran kredit perbankan pada Desember 2025 terindikasi meningkat dibandingkan bulan sebelumnya, di tengah kondisi ekonomi dan permintaan pembiayaan yang masih lesu. Temuan ini tercermin dalam Survei Permintaan dan Penawaran Pembiayaan Perbankan yang dirilis Bank Indonesia (BI) pada Kamis (22/1/2026).

Dalam survei tersebut, Saldo Bersih Tertimbang (SBT) permintaan kredit baru naik menjadi 88,92% pada triwulan IV-2025, lebih tinggi dibandingkan SBT triwulan sebelumnya yang sebesar 82,33%.

Meski demikian, BI memprediksi SBT pada triwulan I-2026 hanya akan meningkat menjadi 55,74%. Proyeksi ini mengindikasikan pertumbuhan kredit diperkirakan tetap berlanjut, namun dengan laju yang lebih lambat. Angka tersebut juga memberi sinyal kehati-hatian perbankan dalam menghadapi 2026 setelah pelonggaran kredit pada akhir kuartal tahun lalu.

Survei BI menunjukkan, pertumbuhan kredit pada akhir 2025 terutama ditopang oleh sektor produktif. Kredit modal kerja dan kredit investasi menjadi pendorong utama, dengan masing-masing mencatat SBT di atas 87%. Kondisi ini mencerminkan dunia usaha dinilai masih memiliki ruang untuk ekspansi seiring prospek ekonomi dan moneter yang relatif terjaga.

Dari sisi sektoral, peningkatan penyaluran kredit tercatat pada sejumlah lapangan usaha. Industri pengolahan mencatat SBT 75,92%, perdagangan besar dan eceran 63,53%, serta transportasi, komunikasi, dan pergudangan 72,49%. Sementara itu, sektor akomodasi serta makan dan minum mencatat kenaikan yang signifikan dengan SBT 88,53%.