BERITA TERKINI
Sejumlah Isu Ekonomi dan Industri: Dari Aturan Derivatif India hingga Pergeseran Tren Wisata RI

Sejumlah Isu Ekonomi dan Industri: Dari Aturan Derivatif India hingga Pergeseran Tren Wisata RI

Sejumlah perkembangan ekonomi dan industri mengemuka dalam berbagai laporan terbaru, mulai dari pengetatan aturan derivatif di India hingga dinamika sektor transportasi dan pariwisata di Indonesia.

Di India, regulator pasar modal SEBI dilaporkan memperketat aturan derivatif. Kebijakan ini disebut berdampak pada penurunan kerugian investor ritel sebesar 18% menjadi US$9,61 miliar.

Dari kawasan Asia Selatan, Pakistan menyampaikan bahwa Amerika Serikat dan Iran disebut hampir mencapai kesepakatan, meski terdapat laporan mengenai serangan kapal.

Sementara itu di Indonesia, riset Traveloka mencatat adanya pergeseran permintaan wisatawan domestik menuju destinasi yang lebih murah. Di sektor transportasi, Kementerian Perhubungan disebut tengah menggodok RUU Sistem Transportasi Nasional (Sistranas), dan Grab menyatakan siap menyesuaikan operasional ojek online.

Di ranah teknologi, Nvidia dilaporkan sedang mengembangkan Nemotron 4 yang bersifat open source.

Dari sektor pertambangan, penutupan tambang ilegal disebut mendorong kinerja TINS. Adapun di industri sawit, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mendorong penguatan keselamatan kerja untuk meningkatkan produktivitas.

Di sektor keuangan, rasio pembiayaan bermasalah (NPF) CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) dilaporkan terjaga di level 1,96% pada semester I-2026. Selain itu, terdapat sorotan terkait iuran JKN yang disebut Rp 220 triliun dibanding Rp 176,72 triliun, dengan YLKI meminta BPJS memberikan penjelasan.