Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pesan strategis kepada Prabowo Subianto terkait sejumlah tantangan yang dinilai akan memengaruhi masa depan Indonesia. Dalam pesannya, SBY menyoroti target pertumbuhan ekonomi 8 persen, ancaman hybrid warfare, serta dinamika dunia yang semakin multipolar.
SBY menekankan bahwa agenda pembangunan ke depan perlu mempertimbangkan kondisi global yang berubah cepat dan kompleks. Menurutnya, target ekonomi yang tinggi harus diiringi kesiapan menghadapi berbagai risiko dan ketidakpastian, termasuk ancaman yang tidak selalu berbentuk konflik terbuka.
Selain soal ekonomi, SBY juga menyoroti hybrid warfare sebagai tantangan yang perlu diantisipasi. Ia mengingatkan bahwa bentuk ancaman dapat muncul melalui berbagai cara, sehingga membutuhkan kewaspadaan dan strategi yang tepat.
Di sisi lain, SBY menilai pergeseran tatanan internasional menuju dunia multipolar turut membawa konsekuensi bagi Indonesia. Dalam konteks ini, ia menekankan pentingnya mencermati ancaman global serta menyiapkan langkah yang relevan untuk menjaga kepentingan nasional.
Pesan tersebut disampaikan sebagai bagian dari perhatian SBY terhadap arah kebijakan Indonesia ke depan, dengan penekanan pada kesiapan menghadapi kombinasi tantangan ekonomi, keamanan, dan perubahan geopolitik global.

